JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Joko Suwoto Ikut-ikutan Daftar Cabup PDIP, Bupati Yuni Akui Sama Sekali Tak Merasa Tersaingi 

Joko Suwoto saat menyerahkan berkas tembusan pendaftaran ke DPD PDIP, Kamis (5/12/2019). Insert Bupati Sragen (kanan). Foto kolase/Wardoyo
Joko Suwoto saat menyerahkan berkas tembusan pendaftaran ke DPD PDIP, Kamis (5/12/2019). Insert Bupati Sragen (kanan). Foto kolase/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengaku tak risau dengan langkah Joko Suwoto, yang mendaftar bakal calon bupati Pilkada Sragen 2020 lewat PDIP.

Ia juga mengaku tak merasa tersaingi dengan langkah PNS Karanganyar kelahiran Kedawung, Sragen itu.

“Nggak lah (tersaingi). Siapa pun kan  boleh mencalonkan dan dicalonkan,” paparnya kepada wartawan, Kamis (5/12/2019).

Yuni yang kembali merapat ke PDIP dan dikabarkan menjadi kandidat kuat untuk direkomendasi, mengatakan bahwa pendaftaran calon di PDIP memang terbuka.

Baca Juga :  Pabrik Penggilingan Isi Bantal di Sukodono Sragen Terbakar Hebat. Karyawan Panik Berhamburan, Kerugian Rp 150 Juta

Tidak hanya di DPC, pendaftaran memang bisa dilakukan lewat DPD maupun DPP.

“Kalau ada yang daftar di DPP kan juga boleh. Kalau Mas Joko Suwoto daftar di DPP ya nggak papa,” terangnya.

Ia memaklumi keputusan yang diambil Joko. Sebab PDIP memang partai yang besar dan memiliki jumlah kursi paling banyak sehingga logis jika kemudian jadi sasaran untuk pendaftaran.

Baca Juga :  Orang-Orang Kepercayaan Mantan Kades Trobayan Buka-bukaan di Persidangan. Ungkap Akal Bulus Kades dan Suaminya Bentuk Tim Siluman, Disuruh Gerilya Gorok Peserta Seleksi Perdes Antara Rp 100 Juta Hingga Rp 300 Juta

Sementara, Joko Suwoto menyampaikan dirinya sudah menyerahkan berkas tembusan pendaftarannya lewat DPP ke DPD PDIP Jateng, siang tadi.

Berkas tembusan itu diserahkan ke pengurus DPD PDIP Jateng di Semarang, Kamis (5/12/2019) siang.

Sebelumnya ia mengaku terpaksa memilih PDIP karena parpol-parpol lain lamban dan belum ada yang membuka pendaftaran.

Ia juga mengaku tak takut bersaing dengan petahana untuk berebut rekomendasi di DPP. Wardoyo