JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Kemensos Targetkan Dua Puskesos Untuk Masing-masing Kabupaten/Kota Tahun 2020

Mensos, Juliari P Batubara. Istimewa
loading...
Loading...
Mensos, Juliari P Batubara. Istimewa

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM– Menteri Sosial (Mensos) menargetkan berdirinya dua Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) untuk masing-masing Kabupaten/Kota di Indonesia tahun 2020 mendatang. Pendirian Puskesos diutamakan di desa-desa maju.

Menurut Mensos, Juliari P Batubara, pendirian Puskesos bertujuan untuk memberikan pelayanan terhadap permasalahan sosial yang ada di desa.

“Permasalahan sosial, tempat pengaduan, pelayanan minimum desa terhadap persoalan dan kesejahteran sosial di desa masing masing masih ada sampai sekarang. Puskesos didirikian untuk itu,” ujarnya saat menghadiri rapat kerja nasional Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Perkumpulan Aparatur Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Papdesi) dengan tema Gerakan Satu Desa Satu Puskesos yang digelar di Solo, Kamis (12/12/2019).

Baca Juga :  Lanud Adi Soemarmo Gelar Sosialisasi PPDB SMA Pradita Dirgantara Tahun 2020

Ditambahkan Juliari, Puskesos ibarat layanan Puskesmas namun di bidang sosial. Realisasi Puskesos sendiri merupakan pengajuan dari bawah.

“Ditargetkan satu kabupaten terdapat dua desa yang memiliki Puskesos. Anggarannya setiap Puskesos sebesar Rp500 juta/tahun. Terdapat kategori khusus untuk desa yang dapat didirikan Puskesos, yakni kategori sudah maju,” imbuhnya.

Kendati demikian, tidak berarti Puskesos tidak akan didirikan di desa tertinggal. Hanya saja, untuk desa desa yang masih kategori tertinggal, diharapkan lebih fokus terlebih dulu ke pemenuhan hal hal yang mendasar.

“Sedangkan yang mengurusi Puskesos merupakan orang orang yang berasal dari desa itu sendiri. Dengan adanya Puskesos, maka masyarakat yang membutuhkan layanan layanan sosial dapat dijangkau. Seperti orang yang mentalnya terganggu, korban kekerasan, lansia, anak terlantar,” tukasnya. Triawati PP

Loading...