JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Ombak Pantai Selatan Mengganas, 4 Orang Nyaris Ditelan. Kapolres Kebumen Imbau Warga Tak Nekat Mandi di Pantai!

Ilustrasi ombak besar (tsunami)
Ilustrasi ombak besar (tsunami)

KEBUMEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Dalam seminggu ini 4 orang yang nyaris menjadi korban keganasan Samudera Hindia di wilayah Kebumen.

Kapolres Kebumen AKBP Rudi Cahya Kurniawan pun menghimbau masyarakat untuk tidak mandi di Laut Selatan Kebumen.

“Demi keselamatan anda (masyarakat pengunjung pantai) kami himbau untuk tidak mandi atau bermain air di Pantai Selatan. Cukup nikmati saja pemandangan nya, tapi jangan coba-coba menjajal berenang diperairan Pantai Selatan. Berbahaya!” papae AKBP Rudy dilansir Tribratanews.

Seperti diketahui, siang ini, Senin (23/12/2019), Puji Hartono, (30), Warga Winongwetan Rt 02 Rw 01 Kecamatan Ambal, Kebumen nyaris menjadi korban keganasan Laut Selatan di Ambal.

Baca Juga :  Baru Saja Kenal, Pemuda 20 Tahun di Kebumen Tega Setubuhi Gadis Dibawah Umur

Menurut Kapolsek Ambal AKP Joko Maryono, kejadian itu terjadi saat Puji Hartono sedang mandi sambil mencari ubur-ubur.

Menurut para saksi yang kebetulan berada di TKP, meskipun ombak tidak terlalu besar, tiba-tiba korban masuk kebagian perairan yang dalam.

Beruntung yang bersangkutan bisa berenang ke tepi dan kemudian segera dibawa ke Puskesmas Ambal oleh warga dan Petugas Polsek yang datang ke TKP.

Baca Juga :  Ketahuan Curi Celana Dalam, Pria Asal Semarang Nekat Ngebut di Jalur Pedesaan, Apes Ban Pecah, Mobil Nyungsep di Persawahan Grobogan

Beberapa hari sebelumnya, tepatnya hari Sabtu (21/12/2019) kurang lebih pukul 10.30 wib, Hasan Makruf (15) seorang warga Pathukrejamulyo Rt. IV Rt. 01, Mirit, juga nyaris tenggelam di perairan Mirit, Kebumen.

Korban yang saat itu sedang berenang di Pantai Laguna Mirit bersama 2 orang temannya, tiba-tiba terseret ombak. Beruntung nelayan setempat bisa menyelamatkannya dan membawanya ke tepi pantai. Setelah mendapatkan perawatan di Puskesmas Mirit, Hasan diijinkan pulang. JSnews