JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Sarang Tawon Vespa di Sragen Kian Merajalela. Di Gunung Kemukus Sarang Makin Membesar Bikin Gusar, di Tanon Satu Nenek Juga Tersengat 

Sarang tawon vespa berukuran besar di rumah salah satu warga di Kemukus yang meresahkan warga (kiri). Kondisi tangan warga yang bengkak setelah disengat tawon vespa saat mencoba mengevakuasi sarang tawon di Kemukus. Foto kolase/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Sarang tawon vespa berukuran besar di rumah salah satu warga di Kemukus yang meresahkan warga (kiri). Kondisi tangan warga yang bengkak setelah disengat tawon vespa saat mencoba mengevakuasi sarang tawon di Kemukus. Foto kolase/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM  Keberadaan tawon Vespa Affinis atau yang dikenal dengan sebutan tawon ndas, makin mengancam warga di sejumlah wilayah di Sragen.

Setelah merenggut satu nyawa ibu-ibu di Tenggak, Sidoharjo dan melukai satu warga Kedawung, teror serangan tawon Vespa juga melanda beberapa wilayah lainnya.

Salah satunya di kawasan Gunung Kemukus tepatnya di Dukuh Kedunguter, Desa Soko, Kecamatan Miri. Di wilayah kompleks obyek wisata Gunung Kemukus ini ditemukan sarang tawon vespa cukup besar di rumah Mbah Gladrah (65) di Kedunguter RT 07, Soko, Miri, Sragen.

Warga was-was lantaran populasi tawon dan sarang kian hari kian besar dan banyak.

Supardi (41), anak mbah Gladrah mengatakan sarang tawon Vespa ini sudah bersarang di atas rumah orangtuanya dua kali ini. Sebelumnya, ukurannya kecil dan bisa dievakuasi sendiri.

Baca Juga :  Kecelakaan Maut di Kadipiro Solo Seorang Warga Sragen Tewas, Sopir Diduga Tak Sadar Truknya Kesenggol, Ini Kronologi Versi Polisi

Namun kini setelah 3 bulan dimusnahkan, sarang itu muncul kembali dengan ukuran lebih besar.

“Ya khawatir sekali Mas. Sewaktu -waktu menyerang warga yang berada di bawah rumah. Dulu sarang pertama kita baswi dapat larvanya tawon itu bisa satu ceting nasi, kalo ini saya yakin lebih banyak lagi,” paparnya Senin (2/12/2019).

Sempat sarang tawon ukuran besar itu  dievakuasi Minggu (1/12/2019) malam kemarin oleh salah satu warga bernama Riyanto (43) warga Dukuh Gunungsari RT 32, Desa Pendem , Kecamatan Sumberlawang. Namun usaha Riyanto gagal setelah kawanan tawon malah mengamuk.

Walhasil, Riyanto menyerah setelah tersengat puluhan tawon ndas di sarang itu.

Ia sempat tersengat di tangan, kaki, dada, dan beberapa bagian tubuhnya.

Baca Juga :  Geger Perusakan Tugu Perguruan Silat di Sragen, Danrem 074 Surakarta Langsung Turun Gunung. Sebut Kalau Ada Oknum Yang Memanaskan Sragen, Siap Bantu Usut Provokatornya!

“Saat ini dia masih merasa kesakitan bahkan tangan dan tubuhnya membengkak,” jelas Supardi.

Supardi berharap, agar dari pemerintah ada penangan soal tawon tersebut. Menurutnya warga sudah tak sangup mengevakuasi sendiri tawon tersebut.”Pinginnya segera ada yang membantu mengevakuasi tawon ini Mas. Soalnya takut ngamuk lagi menyerang warga. Kemarin aja mau di masukin karung malah disengat,” tuturnya.

Sebelumnya, dari wilayah Gading, Tanon, Sragen, sarang tawon vespa juga sempat menyengat warga. Data di PMI Sragen, sengatan tawon vespa itu menimpa Mbah Waliyem di Dukuh Tritis, Gading, Tanon.

“Saat ini tim dari PMI, BPBD dan relawan berbagau unsur terus melakukan evakuasi terhadap sarang tawon vespa yang dilaporkan warga,” papar Kepala Markas PMI Sragen, Wahdadi. Wardoyo