JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Tak Punya Biaya Bayar Tukang, Sejumlah Warga Miskin Penerima Bantuan RTLH di Karanganyar Kebingungan. Bantuan Material Masih Mangkrak 

317
Ilustrasi Pengerjaan bedah RTLH di TMMD Sukorejo, Jumat (19/10/2018). Foto/Wardoyo
loading...
Loading...
Ilustrasi Pengerjaan bedah RTLH di TMMD Sukorejo, Jumat (19/10/2018). Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Sejumlah warga miskin penerima bantuan RTLH dilaporkan tidak dapat membagun rumahnya, meskipun sudah ada bantuan berupa bahan bangunan. Seperti yang berada di Desa Ngadirejo, kecamatan Mojogedang.

Di desa itu terdapat sebanyak empat rumah yang belum bisa membangun kembali rumahnya.

Padahal mereka telah menerima bantuan berupa bahan bangunan senilai Rp 10 juta, berujud pasir, batako, besi, semen, dan lainnya. Para penerima bantuan ini mengaku tidak memiliki dana untuk membayar biaya tukang.

Kadus Ngadirejo Suroso mengatakan,  ada empat warga yang menerima bantuan RTLH  dan dilanjutkan dengan pengiriman bahan bangunan ke rumah penerima.

Baca Juga :  Tak Hanya di Sragen, Sejumlah Rekanan Proyek di Karanganyar Juga Bermasalah. Satu Rekanan Menang 3 Proyek Besar, 2 di Antaranya Didenda dan Dinilai Asal-Asalan

Suroso mengaku tidak mengetahui dari instansi mana bantuan itu berasal. Bahkan menurut Suroso, bahan bangunan tersebut telah diikirm satu bulan yang lalu dan sampai sekarang belum ada tindaklanjutnya.

Pasalnya, penerima bantuan RTLH, tidak sanggup membayar biaya tukang yang besarannya mencapai Rp 100.000 hingga Rp 125.000 perhari.

“Karena tidak ada pemberitahuan selanjutnya, proses pembangunan RTLH belum bisa dilaksanakan, karena terkendala biaya tukang. Bagaimana mau membayar tukang, makan sehari-hari saja kebingungan,” kata dia, Minggu (08/12/2019).

Masih banyaknya RTLH di Karanganyar, membuat keprihatinan banyak pihak, di tengah isu pengadaan mobil dinas bupati yang tergolong mewah, berupa Jeep Rubicon.

Baca Juga :  Longsor Jebol Rumah Kromo Dikem,Warga Jenawi Karanganyar Gotong Royong Beri Bantuan

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lentera, Indardi Heru Santoso, yang diperlukan saat ini adalah kepekaan sosial pemerintah terhadap berbagai persoalan yang terjadi di masyarakkat, termasuk untuk menuntaskan masalah RTLH ini. Wardoyo

 

Loading...