JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Waspadai, 12 Potensi Kerawanan Kejahatan Jelang Natal dan Tahun Baru di Sragen. Polres Bakal Kerahkan 270 Polisi!

Apel Gelar Pasukan menjelang Operasi Lilin Candi 2019 di Mapolres Sragen, Rabu (19/12/2019). Foto/Wardoyo
Apel Gelar Pasukan menjelang Operasi Lilin Candi 2019 di Mapolres Sragen, Rabu (19/12/2019). Foto/Wardoyo

SRAGEN,JOGLOSEMARNEWS.COM Sebanyak 270 polisi Sragen bakal diterjunkan dalam apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Candi 2019 menghadapi Natal dan Tahun Baru (Nataru). Polres pun mendeteksi ada 12 kerawanan yang bisa muncul selama momen Nataru dan wajib diantisipasi.

Ratusan personel itu akan disebar untuk pengamanan giat ibadat Natal hingga perayaan Malam Tahun Baru. Hal itu terungkap dalam apel gelar pasukan yang dilaksanakan secara serentak di Mapolres, Rabu (19/12/2019).

Kapolres AKBP Yimmy Kurniawan dalam rapat Linsek mengatakan apel gelar bertujuan untuk memastikan kesiapsiagaan  personel dan peralatan.

Baca Juga :  Awas, Ini 10 Potensi Kerawanan di Pilkada Sragen Yang Wajib Diwaspadai. Salah Satunya Kampanye Ajakan Golput, Polres Siagakan 785 Personel Amankan Saat Coblosan

“Operasi ini dilaksanakan selama 10 hari mulai tanggal 23 Desember hingga 1 Januari 2020. Sedang fokus pengamanan adalah tempat wisata, pusat perbelanjaan dan gereja. Termasuk tempat terminal dan stasiun kereta api,” kata Wakapolres Sragen Kompol Saprodin yang memimpin apel, mewakili Kapolres AKBP Yimmy Kurniawan, Kamis (19/12/2819).

Waka menguraikan setidaknya ada 12 potensi kerawanan yang harus diantisipasi, yaitu terorisme, kejahatan konvensional dan aksi sweeping oleh Ormas, kebakaran, balap liar dan kebakaran akibat petasan.

Baca Juga :  Berdalih Cek Keperawanan, Kebiadaban Pemuda Asal Mondokan Sragen Pemerkosa Sejumlah Siswi SMP Kembali Terungkap. Pelaku Obok Alat Vital Korban Sebelum Diperkosa, Warga Minta Dihukum Seberat-Beratnya

Polres Sragen sendiri bakal mengerahkan sejumlah 270 personelnya untuk pengamanan Nataru tersebut. Mereka bakal mengamankan tujuh pos pengamanan (5 pospam di kota dan 2 Pospam di rest area jalan tol).

“Semua gereja kita beri pengamanan semua. Tidak ada yang kita istimewakan. Ada lima gereja besar dan 30 gereja yang tersebar di 20 kecamatan,” ujar Saprodin. Wardoyo