JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Awas, Batuk-Batuk dan Demam Tinggi Bisa Jadi Awal Terserang Virus Corona. RSUD Karanganyar Mulai Siapkan Ruang Isolasi

Ilustrasi aktivitas petugas medis saat menangani pasien virus Corona di rumah sakit di Wuhan, Cina / reuters / tempo.co
Aktivitas petugas medis saat menangani pasien virus Corona di rumah sakit di Wuhan, Cina, 25 Januari 2020 / reuters / tempo.co

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Merebaknya virus Corona yang mematikan banyak korban di berbagai negara, membuat otoritas RSUD Karanganyar mulai waspada.

Pihak rumah sakit milik Pemkab Karanganyar itu telah menyiapkan ruang isolasi untuk penanganan lanjutan terhadap pasien yang dicurigai terserang Corona.

Hal tersebut dikatakan Kabid Pelayanan Medik RSUD Karanganyar, Kristanto Setyawan Selasa (28/01/2020). Kepada wartawan ia menjelaskan, mewabahnya virus yang meneyerang saluran pernafasan ini, secara kebijakan, seluruh rumah sakit di Jawa tengah, menyiapkan sarana dan prasarana untuk mengantisipasi.

Salah salah satunya yakni menyiapkan ruang isolasi. Selain itu, tim juga akan dibentuk dengan dipimpin oleh dokter paru.

“Tim ini nantinya yang akan menanggulangi Virus Corona di Karanganyar. Untuk sarana dan prasarana, akan menyiapkan ruang isolasi. Baik di IGD maupun di ruang rawat inap yang terpisah dari pasien lain,” ujarnya.

Baca Juga :  Masih Melaju, Kasus Covid-19 Karanganyar Naik Jadi 746, Total Sudah 137 Warga Meninggal Dunia. Sehari Tadi 2 Warga Probabel Dilaporkan Meninggal

Ia menjelaskan salah satu indikasi seseorang terserang virus Corona adalah, sesak nafas, panas tinggi, demam dan batuk.

Jika ada pasien dengan kondisi tersebut, maka langkah awal yang dilakukan adalah dengan menanyakan apakah baru pulang dari luar negeri, terutama China dan Singapura.

“Jika ternyata baru pulang dari luar negeri, terutama China atau Singapura, maka pasien ini, akan kita jadikan observasi Suspect Corona. Nanti akan kita lakukan pemeriksaan laboratorium, rontgen, kemudian dilakukan pemeriksaan fungsi hati dan lainnya. Baru ditentukan apakah Corona atau bukan. Jika tidak  dari luar negeri,  maka kita berlakukan sebagai pasien biasa, yakni pasien dengan infeksi paru,” jelasnya.

Jika nantinya positif suspect, maka harus ada rumah sakit rujukan, yang saat ini masih menunggu keputusan dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah.

Baca Juga :  Raisa Alami Kecelakaan Mengerikan di Karanganyar. Kendaraannya Sampai Ringsek Digasak Avanza, Begini Kondisinya!

“Jika saat ada serangan virus Sars dan flu burung beberapa waktu lalu, maka rumah sakit rujukan untuk wilayah Solo Raya adalah RSUD Moewardi Solo. Saat ini, rumah sakit rujukan untuk suspect Virus Corona, masih belum diputuskan rumah sakit mana yang akan dijadikan sebagai rujukan,” kata dia.

Ditambahkan, sampai saat ini memang belum ada obat atau imunisaasi yang dapat mematikan atau melemahkan Virus Corona ini.

“Untuk pencegahan, kita utamakan perilaku hidup sehat. Yang diandalkan daya tahan tubuh cukup. Sebaiknya konsumsi daging yang sehat, baik dari jenis hewannya maupun cara memasaknya. Jika mengalami batuk, sesak nafas, demam tinggi, segera ke pelayanan kesehatan,” tandasnya. Wardoyo