JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Jembatan di Tangen Sragen Patah Usai Diguyur Hujan Deras Tadi Malam. Polisi dan BPBD Langsung Tinjau Lokasi

Tim Polsek dan BPBD serta warga saat memadati lokasi jembatan Ngrombo, Tangen, yang patah usai diterjang banjir sungai di Ngrombo tadi malam. Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Tim Polsek dan BPBD serta warga saat memadati lokasi jembatan Ngrombo, Tangen, yang patah usai diterjang banjir sungai di Ngrombo tadi malam. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM –Jembatan penghubung Desa Ngrombo dan Desa Sigit di Kecamatan Tangen, dilaporkan patah kemarin petang.

Jembatan di perbatasan itu mendadak patah akibat diterjang luapan sungai setelah diguyur hujan lebat sejak Minggu (26/1/2020) siang.

Data yang dihimpun di lapangan, jembatan itu dilaporkan patah pada Minggu (26/1/2020) malam. Jembatan yang patah berada di Dukuh Sungang, Desa Ngrombo, Kecamatan Tangen.

“Lokasi jembatan memang di Ngrombo, tapi menghubungkan dengan Desa Sigit Tangen,” papar Kapolsek Tangen, Iptu Zaini mewakili Kapolres AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo, Senin (27/1/2020).

Baca Juga :  Terungkap, Keluarga Mbah Sonem yang Nekat Menutup Jalan Kampung Gading Sragen dengan Tembok, Ternyata Dikenal Trah Tajir. Sempat Menolak Tanah Dibeli untuk Jalan, Tawaran Amal Jariyah Pun Dienyahkan

Meski patah, ia memastikan dari hasil olah TKP dan pengecekan, tidak ada korban jiwa dalam musibah itu. Saat jembatan patah, kebetulan tidak ada warga yang sedang melintas.

“Hasil pengecekan kami, tidak ada kerugian termasuk korban jiwa,” terang Iptu Zaini.

Kapolsek menambahkan atas kejadian itu, pihaknya bersama tim BPBD dan juga beberapa stake holder yang lain langsung meninjau lokasi.

Baca Juga :  Suami Asal Peleman dan Bocah 14 Tahun Gemolong Sragen Berhasil Sembuh dari Covid-19. Sebanyak 3 Pasien Sembuh, Total Sudah 66 Orang Sembuh

Kades Ngrombo, Joko juga memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Pihaknya juga memastikan bahwa kejadian tersebut merupakan murni bencana alam.

“Kami dari pihak desa pun telah berkoordinasi dengan DPU-PR supaya jembatan tersebut bisa segera diperbaiki kembali. Sehingga akses warga bisa kembali normal,” paparnya. Wardoyo