JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kecelakaan Maut Innova Hancur Gasak Tronton di Tol Sragen-Ngawi, Satu Tewas Mengenaskan, 3 Korban Luka Parah

Ilustrasi mobil ringsek kecelakaan maut. Foto/Wardoyo
Kondisi mobil Innova yang hancur usai kecelakaan di Jalur Tol Sragen-Ngawi, Senin (20/1/2020). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kecelakaan maut kembali terjadi di ruas tol Sragen – Ngawi. Senin (20/1/2020) siang kecelakaan terjadi antara mobil Toyota Innova dan truk tronton terjadi di KM 534 B, Desa Tangkil, Kecamatan Sragen Tengah, Sragen.

Satu korban tewas mengenaskan sedangkan tiga lainnya luka parah. Semua korban adalah pengemudi dan penumpang mobil Innova AD 9136 CM asal Boyolali.

Mobil warna hitam itu hancur menggasak truk tronton bermuatan tapioka bernopol L 9876 UJ asal Jatim.

Data yang dihimpun di lapangan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. Berdasarkan hasil olah TKP unit Laka Polres Sragen, kecelakaan berawal saat truk tronton bernomor polisi L-9876-UJ yang dikemudikan Sutikno (43), warga Desa Pekkabata, Kecamatan Duampanua, Pinrang sama-sama melaju dari arah Ngawi menuju Sragen.

Tronton melaju di depan mobil Toyota Inova yang dikemudikan Lasmin (48), warga Desa Canden, Kecamatan Sambi, Boyolali.

Baca Juga :  Paslon Yuni-Suroto Ciptakan Sejarah Baru di Pilkada Sragen. Ajak Masyarakat Antusias Datang ke TPS, Target Raih Suara 80 % 

Sesampai di lokasi kejadian, mobil Innova mendadak hilang kendali. Diduga sopir mengantuk sehingga mobil langsung menggasak bagian belakang tronton.

Benturan keras membuat Innova hancur lebur. Satu penumpang bagian depan kiri, tewas mengenaskan setelah terjepit bodi mobil yang ringsek.

Korban diketahui bernama Samino (78) warga warga Desa Canden, Kecamatan Sambi, Boyolali. Korban tewas usai mengalami luka parah.

“Kedua kendaraan berjalan sama-sama dari arah timur. Sesampainya di lokasi, tiba-tiba mobil Inova menabrak truk dari arah belakang,” ujar Kasatlantas Polres Sragen, AKP Sugiyanto, saat ditemui wartawan di Mapolres, Senin (20/1/2020).

Menurut Kasat, kuat dugaan kecelakaan ini disebabkan sopir Inova mengantuk, sehingga tidak bisa mengendalikan kendarannya.

Pasalnya, lokasi tersebut disinyalir menjadi titik lelah bagi pengguna tol dari arah timur.

“Kemungkinan mengantuk lalu kaget. Di lokasi kami temukan bekas pengereman kurang lebih 10 meter panjangnya,” kata dia.

Baca Juga :  Tambah 4 Positif Hari Ini, Total Kasus Covid-19 Sragen Menanjak Jadi 456. Tiga Pasien Dirawat di Rumah Sakit Solo, 684 Kontak Erat dan Total Sudah 59 Meninggal Dunia

Akibat tabrakan ini, kondisi mobil ringsek di depan bagian kiri. Samino (78), yang duduk di kursi penumpang bagian depan, menderita luka berat, dan dinyatakan meninggal setelah sempat dibawa ke IGD RSUD dr. Soehadi Prijonegoro, Sragen.

“Tadi laporannya (korban) saat dievakuasi masih dalam keadaan hidup. Meninggal di rumah sakit,” tambah Sugiyanto.

Sementar, bersamaan dengan laporan itu, tim PMI Sragen langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan assesment dan back up medis.

Kepala Markas PMI Sragen, Wahdadi menyampaikan ada empat korban dalam kecelakaan itu. Satu orang meninggal dunia dan tiga korban luka-luka dilarikan ke RSU Saras Ibnu Sina Sukowati.

Ketiganya yakni Lasmin, Ngatinem (77) dan Sriyati (44), ketiganya warga Desa Canden, Kecamatan Sambi, Boyolali.

“Ketiga korban korban luka dalam kondisi sadar,” terang Kepala Markas PMI Sragen, Wahdadi. Wardoyo