JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kisah Miris Penderita AIDS asal Taraman Sragen Bikin Kepala Pegadaian Jateng Tergerak Jauh-Jauh Ngetrail Hanya Untuk Menengok. Bantu CSR Rp 41,9 Juta, Rumahnya Pun Langsung Berubah Drastis

Kepala Kanwil Pegadaian Jateng, Mulyono bersama Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati saat meresmikan bantuan CSR rumah tidak layak huni dari pegadaian kepada ODHA asal Taraman, Sidoharjo, Sragen, Selasa (21/1/2020). Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Kepala Pegadaian Kanwil XI Semarang, Mulyono bersama Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati saat meresmikan bantuan CSR rumah tidak layak huni dari pegadaian kepada ODHA asal Taraman, Sidoharjo, Sragen, Selasa (21/1/2020). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM  – Kisah miris kehidupan penderita penyakit AIDS atau orang dengan HIV/AIDS (ODHA) asal Taraman, Sidoharjo, Sragen, Aris Sukoco (37) memantik empati dari petinggi pegadaian Jateng.

Kepala Kanwil XI Semarang, Mulyono bahkan sampai rela jauh-jauh datang dari Semarang demi menyambangi kondisi dan tempat tinggal Aris yang sebelumnya sangat memprihatinkan.

Ya, Mulyono datang langsung ke rumah Aris, Selasa (21/1/2020) pagi dengan mengendarai motor trail. Ia mengaku sengaja datang langsung dari Semarang untuk menengok kondisi rumah Aris yang sudah dibantu dana corporate social responsibility (CSR) dari Pegadaian sebesar Rp 41,9 juta.

“CSR ini sebenarnya kegiatan yang sering kita lakukan. Ini bagian dari BUMN hadir untuk negeri. Seperti hari ini, saya hadir di Sragen untuk menengok kondisi ODHA, Mas Aris di Taraman ini. Kita bantu CSR sebesar Rp 49,1 juta ditambah Rp 10 juta dari PMI. Dengan dana itu, Alhamdulillah rumah Mas Aris sudah direnovasi gotong rotong oleh masyarakat dan sekarang jauh lebih layak. Sarana MCK dan kamarnya juga sudah lebih layak untuk istirahat,” papar Mulyono kepada wartawan.

Baca Juga :  Terungkap, Perempuan Muda Yang Tewas Kecelakaan Bersama Kades Gilirejo Baru Diketahui Bernama Sutiyem dari Gemolong. Pak Kades Dilaporkan Patah Tulang Rusuk

Mulyono menguraikan pemberian CSR kepada penderita AIDS di Sragen itu merupakan bagian kepedulian BUMN utamanya Pegadaian.

Ia sangat berharap kepada masyarakat untuk memandang penderita AIDS sebagai sesuatu yang ditakuti.

Akan tetapi harus diakrabi agar mereka bisa hidup lebih mandiri. Lebih lanjut ia menguraikan pemberian CSR kepada ODHA itu merupakan realisasi dari tiga program bersih yang selama ini digencarkan oleh BUMN utamanya pegadaian.

Tiga bersih itu adalah bersih lingkungan, bersih administrasi dan bersih hati. Mulyono menyebutkan bersih lingkungan diwujudkan dengan penghijauan, lantas bersih administrasi dilakukan dengan memberi pelatihan organisasi kemasyarakatan.

“Untuk bersih hati kita wujudkan dengan membantu permasalahan AIDS, keagamaan, dan tempat ibadah. Kenapa penderita AIDS, karena selama ini memamg masih perlu penanganan dan sosialisasi. Kadang penderita AIDS itu belum terpikirkan oleh masyarakat,” terang Mulyono.

Ia menambahkan selama ini, juga banyak kegiatan sosial yang dilakukan dari CSR pegadaian. Seperti bantuan untuk korban banjir, kebakaran, tanah longsor dan lain sebagainya.

Baca Juga :  Istri Bos Investasi Rangrang CV MSB Sragen Akhirnya Buka Suara. Bantah Penjemputan Paksa, Sebut Suaminya Datang Sendiri ke Polda Jateng

“Itu bagian BUMN untuk lebih banyak berbuat kepada masyarakat dalam rangka menberi kemanfaatan untuk masyarakat,” tukasnya.

Sementara, Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengapresiasi dan mengucapkan terima kasihnya kepada Pegadaian Kanwil XI Semarang yang telah tergerak membantu warga Sragen yang menderita AIDS atau ODHA.

“Semoga tidak berhenti di sini saja, semoga bisa disisir keluarga mana saja membutuhkan pertolongan dan Pegadaian dengan gegap gempita semangat gotong royong turut membantu,” paparnya.

Dalam kesempatan itu, pegadaian juga berkesempatan memberikan buku tabungan emas kepada semua hadirin. Melalui tabungan itu, mereka diharapkan bisa terus menambah investasinya di pegadaian.

Kepala Markas PMI Sragen, Wahdadi menambahkan untuk renovasi rumah Aris Sukoco, PMI Sragen juga turut menyumbangkan Rp 10 juta. Hal itu juga sebagai bagian dan wujud kepedulian PMI terhadap warga yang membutuhkan bantuan. Wardoyo