JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Klaim Stok Pupuk Tak Langka, Bupati Karanganyar Minta Petani Patuh dan Tak Gaduh Soal Pupuk!

Foto/Humas
madu borneo
madu borneo
madu borneo

Foto/Humas

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengecek ketersediaan pupuk di toko pupuk Sabar Makmur di Dusun Bloran, Desa Gempolan, Kecamatan Kerjo.

Pengecekan itu memastikan ketersediaan pupuk di Kabupaten Karanganyar aman menepis kabar yang menyatakan pupuk langka.

“Ketersediaan pupuk kami pastikan cukup dan tidak langka. Sistemnya, petani mendapatkan kartu tani, dan kartu tersebut dipergunakan untuk membeli pupuk” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono di sela-sela sidak pupuk di Desa Gempolan, Kecamatan Kerjo.

Dia menambahkan dalam kartu ini jelas perolehan pupuk sesuai dengan kepemilikan lahan. Sehingga tidak bisa membeli diluar ketentuan yang ada.

Baca Juga :  Catat, Pemkab Karanganyar Gelontor 11.083 Paket Sembako Senilai Rp 2,2 Miliar Untuk Ringankan Beban Warga Terdampak Covid-19. Silakan Cek ke Kecamatan atau Dinas!

Pihaknya mengklaim secara intensif melakukan pantauan terhadap pupuk. Bupati meminta masyarakat untuk patuh dan tidak gaduh soal pupuk tersebut.

“Sistem tersebut juga memastikan agar pupuk tidak terjual kepada orang yang tidak bertanggungjawab. Soalnya saksi keras dan PPL juga mengawasi,” imbuhnya.

Sementara Kepala Dinas Pertanian, Ir Siti Maysaroh mengatakan bagi petani yang belum mendapatkan kartu tani silahkan mendaftar ke PPL.

Yakni pada yanggal  20-25 setiap bulannya. Memakai KTP ke PPL sehingga bisa didaftarkan ke admin, selanjutnya bisa mendapatkan pupuk bersubdi.

Baca Juga :  Kecelakaan Tragis di Karanganyar, Mobil Ambulans Puskesmas Gondangrejo Ringsek Gasak Truk Sampai Terguling. Sopir Ambulans Patah Kaki, Ada Satu Petugas Puskesmas Ikut di Ambulans

“Bagi penyewa lahan bisa melakukan koordinasi dengan PPL tentu akan dilayani. Biasanya pemilik lahan dalam menyewa juga memberikan kartu tani untuk membeli pupuk,” tambahnya.

Sedangkan Ketua Gapoktan Sasano Kridho, Desa Gempolan, Sutarno mengatakan pupuk untuk petani di Kerjo aman.

Artinya tidak ada gejolak dari petani mengenai kebutuhan pupuk. Sutarno mengakui setiap lahan sudah ada jatah pupuknya sendiri.

“Gapoktan Tidak ada gejolak, aman. Klau sini sudah aman. Semua petani sudah memiliki kartu ini,” ungkap Sutarno yang menaungi 1000 petani. JSnews