JOGLOSEMARNEWS.COM Edukasi Pendidikan

NANINA#11, Media Unjuk Kreasi Seni Mahasiswa ISI

Pengunjung tengah menikmati karya mahasiswa ISI Surakarta dalam ajang NANINA#11 / yustina retnowati

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Mahasiswa Semester 4 Jurusan Kriya Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta menyelenggarakan pameran seni.

Pameran Seni yang berjudul NANINA#11 tersebut merupakan kegiatan rutin yang diadakan setiap akhir semester.

Ketua Panitia Pameran, Bunga (20) menjelaskan, NANINA yang merupakan akronim dari Nata Niti Natas tersebut merupakan agenda rutin ke-11 kalinya.

Acara tersebut berlangsung selama lima hari, mulai dari Senin (20/1/2020) sampai Jumat (24/1/2020) di Gedung Galeri Kampus II, ISI Surakarta di Jalan Ringroad Mojosongo, Jebres, Kota Solo.

Baca Juga :  UMS Kirim Tiga Tim Robotic dalam Kontes Robot Indonesia. Digelar secara Online, Tampilkan Robot Penyemprot Disinfektan dan Robot Tari Enggang

Bertindak selaku panitia adalah mahasiswa angkatan 2018 yang terdiri dari tiga  program studi, yaitu Prodi Batik, Prodi Kriya dan Prodi Keris.

Bunga mengatakan, selain dibuka untuk mahasiswa ISI, pameran itu juga dibuka untuk umum dan bersifat gratis. Siapapun bisa datang dan menyaksikan pemeran yang telah ditata secara indah dalam gedung pameran.

“Kegiatan ini sebenarnya digelar untuk memenuhi Tugas Akhir Semester mahasiswa Jurusan Kriya. Tapi juga merupakan sarana hiburan bagi masyarakat umum,”ujar Bunga.

Ada cukup banyak mata acara yang terangkai selama lima hari pameran setiap harinya. Antara lain fashion show, pertunjukan Tari Gober Bali, workshop hingga konser musik.

Baca Juga :  Kemendikbud Buka Pendaftaran untuk Beasiswa Unggulan Jenjang Sarjana hingga Doktoral dan Non-gelar. Simak Persyaratannya

Pembukaan acara dihadiri oleh jajaran Rektorat, Dekanat, Kepala Jurusan maupun Kepala Program Studi serta para dosen yang ikut mengapresiasi karya para mahasiswa.

Di antara karya seni yang dipamerkan tersebut salah satunya adalah hasil karya mahasiswa-mahasiswa Jurusan Kriya.

Pada jenis ini, ada berbagai macam batik yang ditampilkan, karya-karya kriya dan juga karya lain yang tentunya dapat dinikmati oleh pengunjung.

“Tahun ini tampaknya lebih banyak karya yang dipamerkan, sampai-sampai galeri tidak cukup,” ungkap Alif (21), salah satu pengunjung. yustina retnowati