loading...

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Susunan pengurus Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia ( ICMI) Karanganyar periode 2019-2024 yang baru saja dilantik pada hari Jumat (23/01/2020) malam, didominasi oleh para pejabat di lingkungan pemerintah kabupaten (Pemkab) setempat.

Susunan pengurus ICMI yang tercantum dalam SK Majelis Pengurus ICMI Organisasi Wilayah Jawa Tengah tersebut, terdapat sejumlah nama pejabat.

Di antaranya, Kepala Baperlitbang, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Bagian Hukum, Kepala Kesbangpol, serta sejumlah pejabat lain.

Para pejabat ini, dalam kepengurusan menempati posisi berbagai kepala departemen.

Ketua ICMI Wilayah Karanganyar yang baru saja dilantik, Kadi Sukarna, usai pelantikan menyatakan, bergabungnya sejumlah pejabat ke dalam organisasi cendikiawan ini untuk bersinergi berbagai bentuk program yang ada di pemerintahan, denegan program kerja yang dimiliki ICMI.

Baca Juga :  Nahdlatul Ulama Bangun Ponpes di Karanganyar. Ketum Said Agil Siraj Sebut Nasionalisme Bagian dari Iman!

“Tidak masalah jika pejabat ikut bergabung. Ini bentuk sinergi ICMI dengan pemerintah dalam melaksaakan program kerja.Kami akan hadir sebagai mitra dalam pemberdayaan ekonomi keummatan. Yang terpenting adalah, bagaimana ICMI ini memiliki peran, bagaimana bangsa ini menjadi bangsa yang bermartabat, baik dari nilai-nilai keagamaan. Sehingga masyarakat menjadi tertata dengan baik,” jelasnya.

Menurut Kadi, ICMI Karanganyar, selain bersinergi dengan pemerintah, juga membangun sinergi dengan seluruh ormas Islam yang ada, untuk mengembangkan potensi pemberdayaan ekonomi.

Di sisi lain dengan keberadaa ICMI ini, diharapkan dapat meredam aksi intoleransi sebagaimana yang terjadi di sejumlah wilayah lain.

“Di sinilah peran ICMI, bagaimana memberikaan pemahaman ajaran Islam ini secara utuh,” jelasnya.

Baca Juga :  Kebakaran Landa Kantin Pabrik PT Kemilau Karanganyar, Dua Mobil Pemadam Dikerahkan Jinakkan Api

Sementara itu, Ketua ICMI Jawa Tengah, Suradi mengatakan organisasi cendikiawan muslim ini, nantinya akan membantu pengembangan sumber daya manusia (SDM) untuk menguasai dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Hal itu untuk mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia yang berazaskan Pancasila dan UUD 1945. Wardoyo