JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Pria Surabaya Ini Nyolong Honda Jazz Saat Makan di Warung, Tapi Istrinya Ketinggalan, Alhasil 2 Jam Tertangkap!

tribunnews

SEMARANG, JOGLOSEMARNEWS.COM – Entah karena bingung atau lupa, warga asal Gayungan, Surabaya berinisial AP (34) ini nekat mencuri mobil Honda Jazz saat sedang makan di warung bersama sang istri.

Tapi lucunya, ia malah lupa mengajak istrinya untuk lari saat barang curiannya berhasil digondol.

Peristiwa unik tersebut terjadi di Warung Makan Ayam Panggang Lombok Cengis, Jalan Tirto Agung No 17, Banyumanik, Kota Semarang, Minggu (5/1/2020).

Alhasil, hanya dalam waktu dua jam, pelaku sudah dapat ditangkap oleh pihak berwajib dan diamankan. Dia diamankan bersama barang bukti Honda Jazz bernopol H 9273 WG milik Andy Prabowo (33), warga Banyumanik.

Aksi tersebut bermula saat pelaku datang ke warung makan ayam bakar di Jalan Tirto Agung, Kota Semarang.

Diakuinya, aksi tersebut dilakukan secara spontan saat pelaku melihat kunci mobil korban tergeletak begitu saja di meja warung.

Saat itu, pemilik mobil Honda Jazz sedang sibuk ke kamar mandi, sehingga kunci mobilnya tertinggal begitu saja di atas meja makan.

Mendapati ada kesempatan, tanpa pikir panjang, AP langsung mengambil kunci mobil tersebut dan membawa mobil keluar rumah makan. Alhasil, dia justru meninggalkan sang istri yang masih berada di warung makan tersebut.

Baca Juga :  DPP PDIP Bakal Hukum Kader yang Langgar Protokol Kesehatan

Kepada pihak berwajib, AP menceritakan nekat melakukan aski pencurian lantaran tuntutan dari sang istri.

Selama ini, istrinya mengidamkan-idamkan mobil Honda Jazz. Karena itulah, ia berniat untuk mewujudkan keinginan sang istri dengan menghalalkan segala cara, termasuk mencuri.

Padahal saat itu, ia dan sang istri datang ke warung makan mengendarai mobil mereka sendiri.

“Sebenarnya, saya ke sana (Warung makan) menggunakan mobil juga bersama istri. Namun, saya tinggal istri di warung karena saya sedang membawa kabur honda jazz,” tutur AP tertunduk dilansir dari Tribunjateng.com, saat di Mapolsek Semarang Utara, Senin (6/1/2020).

Ketika AP membawa kabur mobil curiannya, ia juga meninggalkan kunci mobilnya sendiri bersama sang istri secara mendadak.

AP pun memerintahkan istrinya untuk datang mengendarai mobilnya ke lokasi yang sudah dijanjikan.

AP mengaku, sang istri tidak tahu apa-apa terkait tindak kriminal yang dilakukan dirinya.

“Istri saya tidak tahu apa-apa. Yang jelas, nanti kita berdua bakal ketemuan di lokasi yang dijanjikan. Saya tidak beri tahu istri bahwa saya sedang membawa kabur mobil orang lain. Jadi, saya bawa mobil orang lain. Sedangkan istri bawa mobil saya,” ungkapnya.

Baca Juga :  Giliran Gedung Kemensos Lantai 1 Terbakar, Diduga Korsleting

Sementara, Kapolsek Semarang Utara, Kompol Johan Valentino menuturkan bahwa pelaku bersama istrinya ternyata diketahui sedang berlibur ke Semarang.

Menurut Kapolsek, aksi AP langsung viral di berbagai sosial media karena sempat tertangkap kamera CCTV di warung makan tersebut.

Kompol Johan menceritakan bahwa korban memang membagikan langsung secara luas hasil tangkapan CCTV di warung ke sosial media.

Selain membagikan secara luas, korban pun turut melapor kejadian tersebut ke Polsek Terdekat.

Dia mengaku, viralnya video yang tersebar di sosial media itu diterima juga jajaran Polsek Semarang Utara.

Bak gayung bersambung, ternyata Honda Jazz yang dibawa pelaku kabur dari warung itu malah tertangkap lagi kamera CCTV di perempatan Bubakan, Kota Lama Semarang pada Minggu (5/1/2020) sekira pukul 20.00 WIB.

“Ini viral dulu. Ternyata, mobil honda jazz yang dimaksud di sosial media itu malah tertangkap kamera CCTV kami. Karena melintas wilayah Kota Lama, akhirnya kami buntuti terus,” jelas Kompol Johan kepada Tribunjateng.com.

Kompol Johan Valentino mengungkapkan, dalam pembututan, mobil honda jazz itu ternyata sesuai dengan info yang beredar di sosial media.

Akhirnya, tak butuh lama, akhirnya petugas Unit Reskrim Polsek Semarang Utara menangkap pelaku saat sedang melaju di wilayah Madukuro, Semarang Barat.

“Pelaku kami serahkan ke Polsek Banyumanik. Pelaku akan diproses hukum di sana. Kami dari Polsek Semarang Utara hanya menangkap saja,” ujar Kompol Johan.

www.tribunnews.com