JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Tak Ingin Ada Kasus DBD di Wonogiri, TNI dan Emak-emak Ajak Anak SD Lakukan Ini

Ilustrasi nyamuk. pexels

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Untuk mencegah penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) pada musim penghujan, sejumlah pihak fokus melaksanakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN).

Terkait hal itu Babinsa Koramil 17/Sidoharjo Kodim 0728/Wonogiri Sertu Setyo bersama tim penggerak PKK Kecamatan Sidoharjo, penggerak PKK Desa Sempukerep dan Bidan Desa Ibu Heny, melakukan gerakan serentak Pemberantasan Sarang Nyamuk (Gertak PSN). Lokasi di SD Negeri 1, 2, 3 Desa Sempukerep Kecamatan Sidoharjo, Kamis (30/1/2020).

Baca Juga :  Ini Dugaan Penyebab Menurunnya Partisipasi Pemilih Dalam Pilkada, Gegara Penggabungan TPS Hingga Jarak Semakin Jauh Dikhawatirkan Pemilih Malas Datang

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit demam akut yang disebabkan oleh virus dengue. Virus menginfeksi bagian tubuh melalui sistem peredaran darah manusia melalui gigitan nyamuk Aedes Aegepty.

Gertak PSN adalah gerakan yang dilakukan secara serentak dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat untuk memberantas sarang nyamuk dengan melakukan 3 M plus. Di antaranya Menguras, Menutup dan Mengubur serta mendaur ulang/ memanfaatkan barang barang bekas agar tidak menjadi tempat berkembang biaknya (Breading Place) jentik nyamuk Aedes Aegpty sp.

Baca Juga :  Kisah Inspiratif Pelda Widodo Babinsa di Tirtomoyo Wonogiri yang Sukses Berbisnis Bebek Petelur, Jadi Bekal Masuki Masa Pensiun, 2 Anaknya Ikuti Jejak Jadi Anggota TNI

Heny selaku Bidan desa menyampaikan kepada para siswa, tujuan diadakannya Gertak PSN ini adalah untuk mengontrol dan mengendalikan perkembangan jentik nyamuk di sekolah dan di rumah rumah. Sehingga tidak terjadi demam berdarah ataupun yang sejenisnya.

Sementara Sertu Setyo menyampaikan bahwa kegiatan ini harus diawali dari dalam rumah masing-masing dengan kesadaran akan pentingnya kesehatan. Baru dilanjutkan dengan gerakan serentak di lingkungan. Aria