JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Tragis, Rumah Ambruk Luluhlantak, Nenek Miskin Berusia 81 Tahun di Plupuh Sragen Terpaksa Harus Mengungsi

221
Tim PMI Sragen saat menyerahkan bantuan kepada nenek di Ngrombo yang rumahnya ambruk, Senin (13/1/2020). Foto/Wardoyo
loading...
Tim PMI Sragen saat menyerahkan bantuan kepada nenek di Ngrombo yang rumahnya ambruk, Senin (13/1/2020). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Curah hujan tinggi yang mengguyur beberapa hari terakhir, memicu musibah di Plupuh, Sragen. Sebuah rumah milik nenek miskin di Desa Ngrombo, mendadak ambruk diterjang angin dan hujan.

Rumah tersebut milik Parmi (81) warga Dukuh Jiwan RT 02, Desa Ngrombo, Kecamatan Plupuh, Sragen.

Rumah berkonstruksi kayu dan bambu milik nenek renta itu, luluh lantak setelah diterjang angin dan hujan.

Data yang dihimpun, musibah itu terjadi Sabtu (11/1/2020) petang sekira pukul 18.00.WIB. Rumah itu mendadak ambruk setelah sebelumnya didahului dengan suara gemuruh.

Baca Juga :  Berurai Air Mata, Guru Honorer di atas Usia 35 Tahun Sragen Tuntut Diangkat PNS Tanpa Tes. Puluhan Tahun Mengabdi Honor Hanya Rp 100.000-Rp 250.000, Sebagian Murid Malah Sudah Jadi PNS di Sekolahnya

Beruntung, korban berhasil selamat setelah menyelamatkan diri sesaat sebelum rumahnya ambruk. Akibat kejadian itu, korban terpaksa harus mengungsi di rumah saudaranya yang tidak jauh dari lokasi.

Kepala Markas PMI Sragen, Wahdadi mengungkapkan seusai menerima laporan dari PSC, tim langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan assesment dan backup medis.

“Rumah mengalami kerusakan berat dengan kerugian Rp 20 juta dan Pemilik sementara tinggal di rumah saudara yang tidak jauh dari lokasi,” paparnya Senin (13/1/2020).

Baca Juga :  Harga Tiket Dinaikkan Rp 8.000, Mengapa Pendapatan dan Pengunjung Museum Sangiran Justru Merosot. Komisi II DPRD Langsung Terjun Cari Penyebab!

Terkait musibah itu, PMI juga langsung memberikan bantuan kepada korban. Di antaranya mie instan, uang tunai, paket higiene kit, terpaulin dan matras. Wardoyo