JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

9 Warga Jateng Sempat Terduga Suspect Corona, Gubernur Ganjar Pranowo Minta Tak Dikucilkan Usai Pulang dari Karantina

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo saat berkunjung di SMAN 3 Sragen. Foto/Wardoyo

BOYOLALI, JOGLOSEMARNEWS. COM– Gubernur Jateng Ganjar Pranowo meminta masyarakat tak mengucilkan warga yang sebelumnya tercurigai terpapar virus Corona dan mulai dipulangkan dari proses karantina di Natuna.

Proses karantina terhadap 238 orang warga negara Indonesia (WNI) dari Wuhan Tiongkok di Natuna terkait virus corona, akan selesai pada Minggu (16/2/2020). Setelah itu, pemerintah akan memulangkan ratusan WNI itu ke kampung halaman masing-masing, termasuk Jawa Tengah.

Dari data yang dihimpun, terdapat 9 warga Jateng yang mengikuti proses karantina di Natuna. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyambut baik kabar itu.

“Mereka akan segera pulang ke rumah masing-masing. Menurut saya, dua minggu dikarantina di Natuna sudah mengukur, bahwa program inkubasinya sudah selesai. Mereka dinyatakan sehat dan pulang. Sebenarnya mereka itu sudah pulang dari Tiongkok ke rumah masing-masing, namun singgah di Natuna,” kata Ganjar ditemui usai sosialisasi bantuan keuangan kepada sejumlah kepala desa di Boyolali, kemarin.

Baca Juga :  Bangun Mental Baja dalam Berbisnis, Ganjar Fokus Kembangkan UMKM di Jateng

Meski dinyatakan sehat, namun Ganjar akan terus melakukan pemantauan kesehatan warganya itu secara intensif. Selain mereka yang usai menjalani karantina, empat mahasiswa yang sebelumnya pulang ke Jateng juga akan terus dipantau.

Gubernur berpesan kepada masyarakat agar mau menerima dengan baik para WNI dari Tiongkok yang telah dikarantina itu. Jangan takut dan mengucilkan mereka lantaran khawatir tertular virus corona.

“Mereka sudah sehat, jadi tidak apa-apa, diterima saja dengan baik. Jangan takut terkena virus corona, karena mereka sudah diuji, dicek selama masa inkubasi. Mereka sudah dinyatakan aman, berarti sehat. Tapi tetap saja, kalau merasa tidak enak badan, batuk, pilek segera periksa ke rumah sakit,” pungkasnya.

Baca Juga :  Ketahuan Curi Celana Dalam, Pria Asal Semarang Nekat Ngebut di Jalur Pedesaan, Apes Ban Pecah, Mobil Nyungsep di Persawahan Grobogan

Sebagai informasi, virus corona menyebar dan menimpa Tiongkok dalam beberapa minggu terakhir. Akibat virus tersebut, sejumlah negara mengevakuasi warganya dari Tiongkok, termasuk Indonesia.

Sebanyak 238 orang WNI asal Tiongkok dipulangkan pemerintah pada awal Februari lalu. Mereka dikarantina di Natuna untuk dipantau kesehatannya selama masa inkubasi.

Setelah masa karantina selesai dan dinyatakan sehat, para WNI itu segera dipulangkan ke daerah masing-masing.  JSnews