JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Antisipasi Corona, Masyarakat Pecinta Bendera Tauhid Solo Minta Pemerintah Stop Impor Barang China

Ilustrasi virus. pixabay

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Salah satu aliansi organisasi masyarakat di Solo yang menamakan dirinya Masyarakat Pecinta Bendera Tauhid (Martabat) meminta pemerintah untuk menghentikan impor barang China. Hal itu sebagai upaya antisipasi penyebaran virus China, termasuk ke Soloraya.

Aliansi Martabat mendatangi Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta dan melakukan mediasi terkait hal itu, Jumat (31/2/2020). Humas Martabat, Endro Sudarsono mengungkapkan, proteksi diri terhadap penyebaran wabah corona yang berasal dari China harus ditingkatkan.

“Salah satu langkah seperti penghentian penerbangan rute Solo-China seperti yang sudah dilakukan Bandara Adi Soemarmo. Kemudian juga pemulangan turis China beberapa waktu lalu. Kalau perlu impor barang China dihentikan sebagai upaya pencegahan penyebaran virus,” paparnya.

Baca Juga :  Putra Sulung dan Menantu Presiden Jokowi Maju Pilkada Serentak 2020, Ini Perbandingan Harta Kekayaan Gibran dan Bobby, Tajir Siapa?

Menurut Endro, harus ada pencegahan dini terhadap barang dan orang yang berpotensi menularkan virus corona termasuk menyetop impor produk dari China.

“Pemerintah juga harus memberlakukan travel warning bagi Warga Negara Indonesia yang hendak ke China. Dan, sigap memberikan penanganan medis dengan membentuk satgas khusus di tiap kota dan kabupaten di Indonesia,” tandasnya.

Baca Juga :  Tidak Main-main ini, Gedung PGRI Wonogiri Bakal Difungsikan Lagi, Antisipasi Terjadinya Lonjakan Kasus Terkonfirmasi Positif COVID-19

Di sisi lain, Kepala Imigrasi Kelas I TPI Surakarta, Said Ismail menegaskan, pemerintah tidak akan tinggal dia melakukan antisipasi penyebaran virus Corona.

“Salah satu langkahnya yaitu Bandara Adi Soemarmo Solo yang telah menghentikan direct flight Kunming, China menuju Solo. Saat wabah corona mulai rame seluruh stake holder yang berwenang mulai melakukan antisipasi dengan pemberhentian penerbangan tersebut. Pemerintah tidak akan tinggal diam untuk langkah antisipasi,” tukasnya. Triawati PP