JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Geger Berondongan Tembakan Polisi di Pertigaan Masaran Sragen, Sejumlah Peluru Nyasar ke Warga. Satu Driver Ojek Online Tertembus Peluru, Satu Mobil Penjual Ayam Rusak Tertembak

116853
diberondong tembakan
Ilustrasi penembakan pistol. Dok/JSnews
loading...
diberondong tembakan
Ilustrasi

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Warga di Masaran digegerkan dengan insiden berondongan tembakan dalam aksi penyergapan komplotan pencuri, di pertigaan Masaran Sragen, Selasa (25/2/2020) malam.

Sayangnya, berondongan tembakan itu memakan korban warga. Satu driver ojek online (Ojol) dan satu mobil milik penjual ayam goreng di sekitar lokasi, terkena peluru nyasar.

Driver ojol malang itu diketahui bernama Endro Prasetyo (27) warga Dukuh Kedusan RT 17, Desa Karangmalang, Kecamatan Masaran, Sragen.

Pemuda itu dilaporkan terkena peluru dari lengan tembus ke perut samping. Dia terpaksa dilarikan ke RSUD Moewardi Solo.

Selain itu, mobil milik Gunawan (60) penjual ayam goreng yang mangkal di dekat lokasi pertigaan Pasar Masaran menuju Plupuh, juga rusak dua titik akibat tertembus peluru nyasar.

Menurut keterangan Gunawan, yang berada di lokasi kejadian, insiden tembakan itu terjadi sekitar pukul 22.30 WIB. Awalnya, datang empat orang polisi dari Polsek setempat yang memberitahu dan minta bantuan kepadanya untuk ikut mengadang komplotan pencuri mengendarai mobil yang melaju dari arah Plupuh.

“Polisinya empat orang. Begitu datang langsung bilang minta dibantu ngangkat bangku ke jalan untuk ngadang maling. Sempat terdengar kontek-kontekan, lalu baru satu bangku saya angkat ke jalan, tiba-tiba Pak polisinya sudah mbengok malingnya datang.. datang. Sempat diberi peringatan tembakan sekali doorr, tapi mobil pelaku nggak pengaruh dan nggeblas saja,” papar Gunawan ditemui JOGLOSEMARNEWS.COM , Rabu (26/2/2020).

Baca Juga :  Enam Tugu Perguruan Silat IKSPI Sragen Dilaporkan Hancur Dirusak. Satu Rumah Anggota IKSPI di Sine Juga Dirusak Ribuan Massa Yang Konvoi Semalam

Setelah peringatan diabaikan, menurut Gunawan, kemudian terdengar beberapa rentetan suara tembakan berkali-kali. Sepengetahuannya yang hanya berjarak beberapa meter dari lokasi jalan, mobil yang ditarget dan diduga dikendarai pelaku, diketahui berjenis Avanza putih berpelat B.

“Waktu ditembak pertama kali, nggak ngaruh, ngerem saja nggak. Pelaku langsung bablas. Nah setelah berondongan tembakan itu kemudian ada sopir ojek yang pas jalan, terkena peluru dan berdarah-darah. Dia langsung ditolong temannya dan dibawa ke rumah sakit,” urai Gunawan.

Tak hanya driver ojol, mobilnya sendiri yang diparkir agak masuk di samping warung tendanya, juga tertembus peluru dari tembakan itu.

Ada dua peluruyang menerjang bagian depan dan bodi samping kiri mobilnya hingga rusak parah. Gunawan menyebut mobilnya langsung dibawa dan diperbaiki di bengkel oleh polisi.

“Saya sempat kaget dan warga yang ada di sekitar sini juga kaget semua,” terang Gunawan.

Ibu dari Endro Prasetyo, Saliyem (65) membenarkan putranya memang terkena peluru nyasar di Masaran. Dia baru tahu pagi hari ketika mendengar dari tetangganya.

Namun ia sempat curiga karena putra bungsunya itu hingga tengah malam tidak pulang. Setelah mendengar kabar putranya dibawa ke RSUD Moewardi Solo, tadi siang dirinya langsung menyambangi putranya itu ke Solo.

Baca Juga :  Bicara Virus Corona, Mantan Bupati Sragen Ini Sebut Orang Positif Corona Kadang Bisa Terlihat Sehat. Dekan UMM Malang Ingatkan Jangan Merasa Dekat dengan Tuhan Lalu Abai!

“Saya dari tadi malam nggak bisa tidur dan waktu dengar Endro kena peluru, saya langsung nangis. Tadi sempat ke rumah sakit, dia akan dioperasi sore ini. Lukanya di lengan kiri terus nembus ke perut. Yang njaga kakak-kakaknya Mas,” tuturnya ditemui di rumahnya.

Terpisah, Kapolres Sragen AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo tak menampik insiden berondongan tembakan di pertigaan dekat Pasar Masaran itu. Menurutnya penembakan itu dalam rangka penyergapan pelaku pencurian diesel dari Grobogan yang kabur melintasi Masaran.

“Iya memang ada peluru yang mengenai pengendara ojek online dan mobil. Dugaannya memang peluru polisi, tapi ini masih kita dalami,” paparnya kepada wartawan. Wardoyo