JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Innalillahi, Baru 1,5 Bulan Dilantik, Kades Jenggrik Sragen Eny Suryanti Meninggal Dunia. Sempat Dirawat 10 Hari di Rumah Sakit

25118
Foto kenangan Kades Jenggrik, Eny Suryanti saat dilantik menjadi Kades pada 27 Desember 2019 silam. Foto/Istimewa
loading...
Foto kenangan Kades Jenggrik, Eny Suryanti saat dilantik menjadi Kades pada 27 Desember 2019 silam. Foto/Istimewa

SRAGEN, JOGLOSEMAR NEWS.COM Kabar duka menghampiri kalangan kepala desa (Kades) di Sragen. Kades Jenggrik, Eny Suryanti (48) berpulang, Kamis (13/2/2020) petang.

Kades perempuan yang baru dilantik satu setengah bulan lalu itu meninggal akibat penyakit dalam. Almarhumah mengembuskan nafas terakhir di RS Dr Oen Solo, tadi petang pukul 17.10 WIB.

Data yang dihimpun, kabar duka itu tersebar sekitar pukul 17.15 WIB ke grup-grup Kades dan perangkat desa. Kades Wonorejo, Kedawung, Mulyono mengungkapkan sebelumnya, almarhumah sempat 10 hari dirawat di RSI Amal Sehat Sragen.

“Setelah 10 hari di RSI Amal Sehat, kemudian dirujuk ke RS Dr Oen Solo. Meninggalnya tadi petang jam 17.10 WIB,” papar Mulyono, saat bertakziah di rumah duka, Kamis (13/2/2020).

Baca Juga :  Kecelakaan di Sidoharjo Sragen, Ngegas Kebablasan Mobil Panther Warga Sukoharjo Terguling Masuk Sawah. Warga 2 Desa Dikerahkan Bantu Evakuasi

Berdasarkan diagnose dokter dan keterangan keluarga, almarhumah meninggal akibat penyakit dalam. Namun tidak dijelaskan jenis penyakitnya.

Menurut Mulyono, almarhumah sebelumnya tidak pernah mengeluh sakit. Sebelum kemudian ada kabar sudah dirawat di RSI Amal Sehat.

Dari keterangan pihak keluarga, almarhumah bakal dimakamkan di Dukuh Sengkleyan, Jenggrik, Kedawung, Jumat (14/2/2020) pagi pukul 10.30 WIB.

Almarhumah meninggalkan seorang suami bernama Heru Supartono dan dua orang putra. Kepergian Eny menjadi duka bagi kalangan Kades.

Baca Juga :  Diserbu Gerombolan Wartawan Bodrek dan LSM Abal-Abal, Kepala Sekolah dan Kades di Sragen Resah. Modus Minta Jutaan Disertai Paksaan, Ada Yang Sampai Nyengging Guru

Pasalnya yang bersangkutan baru satu setengah bulan menjabat sejak dilantik berbarengan dengan 166 Kades terpilih pada Pilkades serentak 26 September 2019 dilanjutkan pelantikan pada 27 Desember 2019. Wardoyo