JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Peringati Hari Boden Powel, Ratusan Siswa MTsN 4 Sragen Serentak Dikerahkan untuk Penghijauan. Siswa Anggota Pramuka Juga Sisihkan Uang Saku Kemanusiaan

Camat Plupuh, Sumarno saat memimpin upacara peringatan Hari Boden Powell di MTsN 4 Sragen, Sabtu (22/2/2020). Foto/Wardoyo

loading...
Camat Plupuh, Sumarno saat memimpin upacara peringatan Hari Boden Powell di MTsN 4 Sragen, Sabtu (22/2/2020). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Semangat melestarikan jiwa kepanduan melalui pramuka di MTsN 4 Sragen patut mendapat apresiasi tersendiri.

Hal itu dibuktikan dengan serangkaian kegiatan positif berbasis kepanduan yang digelar bertepatan dengan peringatan hari lahirnya Lord Boden Powell.

Peringatan kelahiran tokoh pendiri gerakan pramuka atau sering dikenal dengan sebutan bapak pandu dunia itu dipusatkan pada Sabtu (22/2/2020).

Dalam rangka memeringati hari Bapak Pandu Dunia itu, pramuka Gugus Depan MTsN yang berlokasi di Kecamatan Plupuh tersebut menggelar serangkaian kegiatan.

Diawali dengan upacara bendera yang dihadiri oleh Forkompinca Plupuh dan diikuti oleh semua guru, pegawai dan siswa MTsN 4 Sragen serta dipimpin Camat Plupuh, Sumarno sebagai pembina upacara.

Dalam amanahnya, camat menyampaikan Boden Powell merupakan tokoh pramuka dunia yang memberikan inspirasi kepada beberapa negara dalam pembinaan kepada generasi muda dan terbentuknya gerakan pramuka di indonesia.

Menurutnya, pemerintah telah mempercayakan pendidikan karakter generasi muda melalui gerakan pramuka.

Baca Juga :  BREAKING NEWS: Kabar Baik, 8 Warga Sragen Positif Covid-19 Sragen Kembali Dinyatakan Sembuh dan Dipulangkan Hari Ini. Total 21 Pasien Sudah Sembuh!

Hal itu dikukuhkan dalam Undang-Undang Nomor 12 tahun 2010 dan PP nomor 63 tahun 2013 dimana pendidikan kepramukaan merupakan kurikulum ekstra wajib disemua jenjang pendidikan SD/MI, MTs/MA, SMA/SMK/MA.

Setelah upacara, dilanjutkan dengan beberapa tampilan dari siswa MTsN 4 Sragen. Di antaranya drama dari siswa yang dikirim ke kampung Inggris Solo tahap 2, atraksi PBB dari pasukan inti Dewan Penggalang Pramuka MTsN 4 Sragen dan Senam Maumere.

Setelah itu, semua guru, pegawai dan anggota pramuka MTsN 4 Sragen dikerahkan untuk serentak melakukan kegiatan cinta lingkungan. Kegiatan cinta lingkungan dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah selaku Kamabigus, Sumanto.

Para guru dan siswa serentak melakukan penanaman pohon dan bersih lingkungan. Foto/Wardoyo

Segenap warga sekolah bahu membahu melakukan tanam pohon bersama dan bersih-bersih lingkungan.

Dalam sambutannya, Sumanto mengutarakan melalui peringatan Boden Powell tersebut diharapkan semua siswa dan elemen pramuka di madrasahnya bisa meneruskan dan menjiwai semangat serta cita-cita mulia Bapak Pandu Dunia.

“Ajaran-ajarannya dijabarkan dalam prinsip-prinsip dasar kepramukaan dan metode kepramukaan. Maka dengan berbagai kegiatan pramuka, diharapkan bisa meningkatkan perannya dalam membangun generasi bangsa. Termasuk untuk selalu mencintai lingkungan dengan menanam pohon sebagai bentuk ikut berupaya dalam penghijauan,” paparnya.

Baca Juga :  Terus Bertambah, Satu PDP Corona Sragen Kembali Meninggal Dunia. Berasal dari Mondokan, Jadi Korban Meninggal ke-15 di Sragen

Tak hanya itu, para siswa anggota pramuka juga melakukan kegiatan kemanusiaan. Yakni dengan menyisihkan uang saku untuk iuran dan jimpitan beras  yang disalurkan melalui kwartir ranting kecamatan plupuh untuk kegiatan kemanusiaan bagi yang membutuhkan.

Sementara, Staff Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan Djoko Susilo, menambahkan, kegiatan gerakan menanam pohon itu juga digencarkan lantaran selaras dengan program pemerintah.

Utamanyamenggelorakan kembali penghijauan lingkungan. Lebih dari itu, gerakan penghijauan itu juga dimaksudkan menanamkan kecintaan siswa terhadap lingkungan dan penghijauan yang dinilai akan banyak bermanfaat bagi kelangsungan kehidupan manusia.

“Kami ingin para siswa bisa mengaplikasikan langsung semangat kepanduan itu dengan kegiatan nyata. Dengan penghijauan dan bersih lingkungan itu minimal mendidik mereka punya kepedulian dan jiwa mencintai lingkungan,” tandasnya. Wardoyo