JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Rekonstruksi Kasus Novel Digelar Dini Hari

Polda Metro Jaya menggelar rekonstruksi kejadian penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan, Jakarta, Jumat (7/2/2020) / tribunnews

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Rekonstruksi kasus penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan digelar tengah malam atau Jumat (7/2/2020) dini hari.

Rekonstruksi oleh Satuan Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda Metro Jaya tersebut berlangsung di lokasi kejadian, yakni di Jalan Deposito RT 03/10 Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Pantauan tribunnews.com di lokasi, kedua aktor lapangan, RB dan RM, dikabarkan tiba di lokasi sekira pukul 03:17 WIB.

Kedua tersangka kasus Novel Baswedan itu mengenakan baju tahanan dan dikawal ketat. Mereka juga diborgol.

Baca Juga :  Joko Tjandra Diduga Sediakan Rp 150 Miliar demi Fatwa Bebas di MA

Begitu tiba, RB dan RM langsung dibawa ke Masjid Al Ihsan.

Masjid tersebut merupakan lokasi di mana Novel menunaikan ibadah salat subuh, beberapa saat jelang tragedi penyiraman air keras menimpanya.

Selain itu, tak jauh dari Masjid Al Ihsan, terlihat seorang pria mengenakan sorban putih turut hadir dibawa petugas.

Seorang petugas Reskrimum Polda Metro Jaya mengungkapkan pria tersebut merupakan pemeran Novel Baswedan dalam rekonstruksi kejadian ini.

Sebagaimana diketahui, jajaran Polda Metro Jaya mulai melakukan sterilisasi rumah penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

Baca Juga :  Dirawat di RSPAD Gatot Soebroto, Belum Dapat Dipastikan Dino Patti Djalal Terpapar Covid-19

Hal itu dilakukan menjelang rekontruksi penyiraman air keras terhadap Novel.

Berdasarkan pantauan Tribunnews.com pada pukul 02.53 WIB, puluhan personel polri mulai memadati halaman kediaman Novel di Jalan Deposito, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Mereka datang menggunakan satu bus besar dan beberapa minibus.

Mereka juga tampak membawa persenjataan lengkap untuk mengamankan rekonstruksi kali ini.

Awak media yang telah menunggu harus diminta bergeser sejauh hampir 50-100 meter dari tempat rekontruksi.

“Kita ingin sterilisasi dulu untuk rekontruksi. Tolong agak bergeser hingga ring ketiga karena tempat ini mau digunakan rekontruksi,” kata salah satu petugas pengamanan rekontruksi.

www.tribunnews.com