JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Geger Mayat Korban Pembunuhan Mengapung di Sungai Welahan. Leher Dijerat, Kaki Diikat dan Diberi Pemberat

Foto/Humas Polda
Foto/Humas Polda

JEPARA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Warga Desa Bugo, Welahan, Jepara digegerkan dengan adanya penemuan mayat di Sungai Serang, Welahan Drainage (SWD) II turut Desa Bugo, Welahan, Jepara.

Mayat yang diduga korban pembunuhan itu ditemukan kali pertama oleh Masrukan Alias Onggok saat sedang melintas di sekitar lokasi kejadian sekitar pukul 06.10 WIB.

Melihat sesosok mayat terapung di sungai dengan mengenakan kaos biru dan memakai celana jeans.

Melihat kejadian tersebut kemudian Masrukan meminta Kusairi untuk menghubungi Perangkat Desa, Bhabinkamtibmas, Polsek Welahan Polres Jepara, TNI, Tim Sar serta Tim Kesehatan dari Puskesmas Welahan, Jepara.

Kapolsek Welahan AKP Suyitno membenarkan atas penemuan mayat itu.

Baca Juga :  Jelang Pilkada, 5,7 Juta Masker Dibagi Polda Jateng ke Masyarakat Secara Serentak. Kapolda Berharap Tak Ada Klaster Penyebaran Covid-19 Saat Pilkada!

“Mendapatkan informasi adanya penemuan mayat, kami langsung menghubungi Tim Inavis Polres Jepara dan menuju ke lokasi kejadian. Di lokasi kejadian kemudian langsung dilakukan evakuasi pada korban, tampak bekas jeratan tali pada leher dan pada kaki korban terdapat ikatan yang diberi pemberat dengan batu bata,” terang AKP Suyitno dilansir Tribratanews Polda Jateng.

Kasat Reskrim, AKP Yusi Andi Sukmana menjelaskan, berdasarkan laporan dari Tim Inavis Polres Jepara bahwa pada tubuh korban ditemukan luka tusuk pada dada kiri sebanyak 2 titik.

Lantas luka tusuk pada dada kanan sebanyak 1 titik, luka robek pada pelipis kiri, luka robek pada telinga kanan, bekas sayatan pada tangan kanan.

Baca Juga :  Pastikan Para Pengusaha Kuliner Tegakkan Protokol Kesehatan, Hendi Lakukan Pencermatan Khusus

Dikonfirmasi via telephone, Kapolres yang saat ini sedang berada di luar kota menjelaskan dari info yang didapat bahwa mayat yang ditemukan di Welahan, Kabupaten Jepara menyerupai dengan ciri – ciri pengemudi ojek online yang hilang dan dilaporkan Polres Kudus pada tanggal 05 Februari 2020.

“Kami dari Polres Jepara memohon dukungan dari masyarakat untuk memberikan informasi sekecil apapun kepada kami sehingga kami dari Polres Jepara cepat mengusut kejadian Pencurian dengan Kekerasan yang terjadi di Wilayah Hukum Polres Jepara” tegas AKBP Nugroho. JSnews