JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Setelah Berhasil Setubuhi dan Kuras Harta 4 Janda, Kusnan Menyasar Dosen Wanita

Beli Atribut TNI AL di Pasar, Duda Malang Rayu & Setubuhi 4 Janda, Nyaris Tipu Dosen Wanita Surabaya / tempo.co

MOJOKERTO, JOGLOSEMARNEWS.COM  – 
Seorang dosen wanita di sebuah perguruan tinggi swasta di Surabaya berinisial TS (32) warga Bubutan, Surabaya nyaris menjadi korban kelima seorang duda Malang bernama Kusnan Ghoibi (29).

Bahkan, sebelumnya, pria yang mengaku anggota TNI AL, dan seorang duda itu berhasil menyetubuhi empat orang janda.

Seorang dosen wanita Surabaya di sebuah perguruan tinggi swasta nyaris menjadi korbannya yang kelima. 

Kusnan Ghoibi (29) warga Desa Tanggung, Kecamatan Turen, Malang menyamar menjadi TNI Gadungan untuk memperdaya lima janda.

Tersangka mengaku sebagai anggota TNI Angkatan Laut (AL) yang berdinas di  Mako Lantamal V Surabaya.

Mengenakan atribut seragam loreng tentara untuk menipu dan mencuri harta benda milik korban.

Satu di antara lima korbannya adalah dosen wanita di Perguruan Tinggi Swasta Surabaya inisal TS (32) warga Kecamatan Bubutan, Surabaya.

Tersangka bersama korban TS bertemu di Villa Jati, Kacamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Minggu (2/2/2020).

Akal bulus TNI gadungan ini memaksa korban untuk berhubungan intim dengan janji akan dijadikan istri.

Tersangka memanfaatkan kelengahan korban TS, lalu mengambil handphone, uang tunai Rp 400.000 dan sepeda motor Honda Beat warna merah milik korban.

Tipu muslihat TNI gadungan ini akhirnya terbongkar setelah korban TS melaporkannya ke Polres Mojokerto.

Kapolres Mojokerto, AKBP Feby DP Hutagalung menjelaskan pihaknya menindaklanjuti adanya laporan dari korban TS terkait tindak pencurian dan penipuan yang dilakukan oleh TNI gadungan.

Polisi menangkap tersangka di sebuah rumah kos Desa Bringkang, Kecamatan Mengganti, Kabupaten Gresik, Rabu (12/2).

“Tersangka KB berpura-pura menjad TNI Angakatan Laut gadungan untuk melakukan tindakan pencurian dan penipuan,” ujarnya di Mapolres Mojokerto, Senin (17/2/2020).

Ia mengatakan tersangka membuat akun palsu Instagram bernama Alikhusnanaldin, lalu memajang foto mengenakan baju TNI AL.

Tersangka berkenalan dengan  korban TS melalui media sosial Instagram.

Setelah berkomunikasi intensif tersangka mengajak bertemu korban lalu melancarkan aksi kejahatannya.

“Korban dirayu tersangka akan dijadikan istri kemudian melakukan hubungan layaknya suami istri, ada korban Dosen di salah satu Universitas di Surabaya,” ungkapnya.

Masih kata AKBP Feby DP Hutagalung, tersangka juga memanfaatkan media sosial Tantan mencari jodoh untuk menjerat korban lainnya.

Setelah saling bertukar nomor telepon tersangka menjalin hubungan dengan korban rata-rata dengan tujuan yang sama yakni mencari jodoh.

www.tribunnews.com

Baca Juga :  Kantongi Identitas Pelaku Pemerasan dan Pelecehan Seksual di Bandara Soekarno-Hatta, Polisi Tetapkan Oknum Petugas Rapid Test Itu sebagai Tersangka