JOGLOSEMARNEWS.COM Edukasi Pendidikan

Studi Banding di PIAT UGM, Unisri Kembangkan Agroteknologi

Dok Humas Unisri

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta berencana membuat pusat agroteknologi.

Lahan kebun riset milik universitas yang berada di kawasan Mojosongo, Solo disiapkan untuk dijadikan lokasi guna merealisasikan rencana tersebut.

“Nantinya pusat agroteknologi itu sebagai sarana laboratorium riset dan penelitian bagi dosen dan mahasiswa serta bisa kerja sama dengan pihak lain untuk kebutuhan komersial,” kata Rektor Unisri, Prof Sutardi, baru-baru ini.

Selain menyediakan lahan, pihak Unisri juga melakukan studi banding ke universitas lain yang pengelolaan pusat agroteknologinya dinilai sudah cukup baik.

Studi banding itu sebagai persiapan sumber daya manusia (SDM) dalam pengelolaan pusat agroteknologi.

Baca Juga :  Himadi Unisri Gelar Webinar, Hadirkan Wirausahawan Milenial

Univesitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta dipilih sebagai tempat studi banding untuk ngangsu kawruh, belum lama ini, karena perguruan tinggi di Yogyakarta mempunyai pusat inovasi agroteknologi (PIAT) yang telah dikelola secara profesional.

Di situ, PIAT merupakan salah satu unit penunjang universitas, yang memiliki manajemen sendiri, di bawah struktur wakil rektor bidang 2.

PIAT bisa berkolabirasi dalam riset agro yang kompleks di bidang pertanian terpadu di bidang keilmuan dan dari hulu hingga hilir.

Awalnya, PIAT adalah unit khusus, namun dalam waktu dua tahun, akan diubah menjadi unit yang mana secara finansial harus mandiri sehingga SDM-nya yang disiapkan semi swasta.

Baca Juga :  Nayla Rebut Juara Pertama Lomba Tiktok Unisri

“Kami anjangsana ke sini agar tahu, bagaimana pengembangan unit di Fakultas Pertaniam Unisri, karena di kampus kami ada kebun riset,” ujarnya, sebagaimana dikutip dalam rilis ke Joglosemarnews.

Untuk itulah, jelas Sutardi, Unisri merasa perlu anjangsana ke PIAT yang dikelola secara profesional dan perlu kita contoh.

Riset kolaborasi dengan industri, misal ternak ayam, dengan para Chiomas dan Java grup, sebuah industri pemotongan ayam.

“Kemudian riset dengan industri benih, secara prinsip bisa kerja sama dengan para siswa SMK, mahasiswa yang mau bekerja, dan yang akan bekerja atau riset,” kata Dekan Fakultas Pertanian Unisri Dr Dewi Ratna Nurhayati. suhamdani