JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Begini Jadinya Kalau 209 Anak Miskin Disunat Massal Panjang Jimat

Foto/Humas Jateng
Foto/Humas Jateng

DEMAK, JOGLOSEMARNEWS.COM  – Sebanyak 209 anak dari keluarga kurang mampu mengikuti khitan tabarukan yang diselenggarakan oleh panitia Haul Agung Sultan Fatah Al Akbar Sayyidin Panotogomo ke-517. Mereka diarak dengan menaiki andong.

Kegiatan yang diawali dengan Kirab Pawai Panjang Jimat tersebut dilepas oleh Bupati HM. Natsir di depan Masjid Agung Demak, Minggu (2/2/2020).

Sebelum dikibaskan bendera start, Bupati menyampaikan bahwa pawai panjang jimat merupakan agenda tahunan dan semakin tahun semakin baik.

Baca Juga :  Marak Aksi Balap Lari Liar, Ganjar: Tak Kei Lapangan Mlayuo Sing Banter Le

“Pesan saya untuk anggota takmir agar mensosialisasikan ke masyarakat tentang kegiatan ini. Agar masyarakat tahu bahwa Demak memiliki kegiatan keagamaan dalam rangka Haul Agung Sultan Fatah,” terang Bupati dilansir Pemprov Jateng.

Dalam kegiatan khitan gratis, peserta juga mendapatkan baju muslim dan uang saku. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Joko Sutanto.

Kapolres AKBP R Fidelis Purna Timoranto, Dandim 0716 Letkol Arh M Ufiz,, Ketua Takmir Masjid Agung Demak, Abdullah Syifa’ beserta anggota takmir.

Baca Juga :  Pemkot Semarang Segera Tertibkan Kabel yang Semrawut, Pembangunan Jaringan Kabel Bawah Tanah Dikebut

Pawai Panjang Jimat diikuti oleh 46 kelompok peserta, terdiri dari Peserta Kelompok Pawai Takmir Masjid Agung Demak, Kodim, Polres, anak yang akan dikhitan, anak sekolah SD/MI, SMP/MTS, SMA/SMK Ponpes dengan rute melintasi jalan Sultan Fatah, jalan Pemuda, jalan Kyai Singkil, kembali ke Simpang Enam Demak. JSnews