JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Wah, Karanganyar Bakal Miliki Masjid Megah Bergaya Nabawi Senilai Rp 101 Miliar. Masjid Agung Lawas Mulai Dibongkar

Penampakan masjid agung Karanganyar yang mulai dibongkar. Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Penampakan masjid agung Karanganyar yang mulai dibongkar. Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Masjid Agung yang berada di alun-alun Karanganyar, mulai dibongkar. Pembongkaran masjid tersebut dilakukan, menyusul segera dibangunnya masjiid baru yang menyerupai Masjid Nabawi di Madinah.

Informasi yang dihimpun, proses lelang pembangunan masjid dengan anggaran Rp 101 miliar tersebut, akan memasuki tahapan lelang pada bulan Maret 2020 mendatang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Karanganyar, Sutarno kepada wartawan menjelaskan, tidak hanya Masjid Agung yang dibongkar.

Sejumlah kantor yang berada di lokasi salah satu masjid kebanggaan Karanganyar ini, juga telah dibongkar. Seperti kantor Baznas, serta salah satu sekolah taman kanak-kanak .

Baca Juga :  Dapat Restu Jokowi, Pemkab Karanganyar Langsung Kebut Perubahan Anggaran. Anggaran Refokusing Covid-19 Rp 247 Miliar Diperkirakan Hanya Sisa Rp 5-10 Miliar

“Masjid Agung dan bangunan yang ada disekitarnya akan dirobohkan, yang didahului dengan penghapusan asset. Setalah itu, baru dilanjutkan dengan lelang proyek yang kemungkinan akan kita lakukan pada bulan Maret 2020 mendatang,” kata Sutarno, Senin (24/02/2020).

Ia menjelaskan dibutuhkan waktu selama dua tahun untuk melakukan proses pembangunan yang akan menjadi salah satu masjid kebanggaan masyarakat Karanganyar ini.

Baca Juga :  Diduga Tersesat, Pendaki Muda Ditemukan Tewas di Gunung Lawu Karanganyar. Korban Ditemukan Tak Bernyawa di Jalur Pendakian Gegerboyo

“Waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pembangunan Masjid ini selama dua tahun dengan pendanaan multy years,” jelasnya.

Disisi lain, Sutarno menyatakan, untuk anggaran 2020, seluruh proses pembangunan infrastruktur di Karanganyar, harus segera dilaksanakan. Sehingga tidak terjadi lagi penumpukan pekerjaaan di akhir tahun anggaran.

“Saat ini sudah mulai berjalan. Tahapan lelang sudah mulai dilakuan. Tahun ini lelang harus sudah dilakukan,” ujarnya. Wardoyo