JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Alhamdulillah, Hasil Pemeriksaan Wanita Tewas Mendadak Tergeletak di Musala SPBU Nglangon Sragen, Kapolsek Pastikan Tak Ada Indikasi Mengarah Corona

Tim medis dan PMI saat membawa jenazah wanita paruh baya yang meninggal mendadak di teras musala SPBU Nglangon, Sragen ke RSUD Sragen, Senin (23/3/2020). Foto/Wardoyo

IMG20200323131251 816x612 1
Tim medis dan PMI saat membawa jenazah wanita paruh baya yang meninggal mendadak di teras musala SPBU Nglangon, Sragen ke RSUD Sragen, Senin (23/3/2020). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Pihak kepolisian memastikan wanita paruh baya yang ditemukan mendadak meninggal di musala SPBU Nglangon, Sragen, Senin (23/3/2020) siang, tidak mengarah pada indikasi gejala corona virus.

Hal itu dipastikan dari hasil pemeriksaan tim medis dan penelusuran riwayat korban dari keterangan pihak keluarga. Kapolsek Sragen Kota, Iptu Mashadi mengatakan dari hasil pemeriksaan medis, perempuan bernama Sukini (62) asal Kampung Bangak RT 02/ 01, Kelurahan Sine, Kecamatan Sragen, Sragen, itu tidak memiliki riwayat mengarah pada corona virus.

Baca Juga :  Ular Cobra Berbisa Ganas Muncul di Tangkil Sragen. Dipergoki Saat Masuk ke Kandang Ayam Warga, Relawan Exalos Beri Tips Hadapi Ular!

Akan tetapi, dari keterangan keluarga, almarhumah diketahui memiliki riwayat penyakit diabetes melitus.

“Kami pastikan tidak ada indikasi gejala mengarah pada corona. Yang bersangkutan memiliki riwayat penyakit diabetes berdasarkan keterangan pihak keluarga,” papar Kapolsek kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Senin (23/3/2020).

Terkait petugas yang mengenakan masker dan penyemprotan desinfektan, menurutnya lebih sebagai protap dan antisipasi mengingat situasi saat ini tengah dalam kondisi tanggap darurat wabah corona.

Baca Juga :  Tensi Naik Sampai 220, Bupati Sragen Akui Sempat Dilanda Ketegangan Jelang Disuntik Vaksin Covid-19. Ungkap Rasanya Seperti Ditusuk Lalu Pegal-Pegal

Menurutnya, antisipasi dini akan selalu dilakukan untuk menghindari hal-hal tak diinginkan.

“Keselamatan petugas tentu juga harus tetap dijaga dan diantisipasi. Makanya setiap penanganan, prosedur antisipasi tetap kita kedepankan,” terang Mashadi.

Karena pihak keluarga sudah menerima, jenazah korban langsung diserahkan kepada kerabat untuk dimakamkan. Wardoyo