JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Banjir dan Longsor Landa 7 Kecamatan di Wonogiri. Puluhan Bangunan Terendam Jembatan Terputus Rumahpun Ambrol


WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Dalam beberapa hari belakangan terjadi bencana banjir dan longsor melanda sejumlah kecamatan di Wonogiri.

Informasi yang dihimpun dari BPBD Wonogiri, Senin (9/3/2020), ada 7 kecamatan terdampak bencana banjir dan longsor. Bencana dipicu hujan intensitas sedang hingga lebat dengan durasi cukup lama.

Di Kecamatan Nguntoronadi, Desa Bulurejo, Dusun Karangturi akibat luapan sungai Wiroko mengakibatkan terjadi banjir. Dampak yang ditimbulkan bangunan rumah milik Suratman Rt 03/Rw 05 berikut 2 sumur warga masyarakat sempat terendam.

Di Kecamatan Pracimantoro, Desa Pracimantoro, saluran pembuangan air melalui luweng tidak bisa menampung kapasitas air yang masuk cekungan. Ini mengakibatkan genangan air di Dusun Ngulu Wetan dan Dusun Belik. Jalan Pracimantoro – Bedoyo Wonosari Jogja tergenang, bangunan fasilitas umum masjid, KUA dan sekolahan tergenang, dan 7 bangunan permukiman warga masyarakat tergenang. Kondisi sekarang sudah surut

Di Desa Joho, saluran pembuangan air melalui luweng tersumbat dan tidak bisa menampung kapasitas air yang masuk cekungan. Mengakibatkan genangan air di Dusun Joho Kidul Desa Joho, dampak kejadian 11 KK dan 28 jiwa mengungsi.

Baca Juga :  Apakah 6 Anggota KPPS Kecamatan Giritontro Wonogiri yang Hadiri Konsolidasi PDIP yang Juga Anggota Partai Akan Segera Diganti? Begini Jawaban Ketua KPU Wonogiri Toto Sihsetyo Adi

Di Desa Banaran, Jembatan di Dusun Kranding mengalami kerusakan berat sehingga tidak bisa untuk mobilitas kendaraan. Akses jalan tersebut merupakan salah satu penghubung jalan antar Dusun Kranding dan Dusun Dung Temu. Upaya sementara jembatan ditutup dan arus mobilitas kendaraan dialihkan ke jalur lain. Kerugian material diperkirakan lebih dari Rp 200 juta

Masih di Desa Petirsari, terjadi penyumbatan dan dimungkinkan juga akibat lubang saluran pembuangan air ke Luweng tidak dapat menampung kapasitas air. Ini mengakibatkan banjir genangan di Dusun Dompol Desa Petirsari.

Sementara di Kecamatan Giriwoyo, terjadi penyumbatan saluran pembuangan air ke lubang luweng serta tingginya kapasitas volume air hujan. Dampaknya terjadi genangan/banjir pada cekungan wilayah di lingkungan Tameng Kelurahan Girikikis. Air Luweng menggenang badan jalan sehingga permukiman warga terisolir, jumlah KK sebanyak 7 KK dengan jumlah jiwa 14 orang. Kondisi sekarang air sudah terlihat mulai surut dan lain dari kejadian lahan pertanian siap panen terendam.

Baca Juga :  RS PKU Muhammadiyah Sanggrahan dan SKB Bulusulur Wonogiri Disiapkan untuk Menampung Pasien COVID-19 yang Membludak, Ketika RSUD Dokter Soediran Mangun Sumarso Tak Mampu Tampung Lagi

Kecamatan Sidoharjo, terjadi tanah longsor menimpa dinding tembok sehingga mengakibatkan ambrol rumah Somowijoyo di Dusun Sukorejo, Rt 01 Rw 10 Desa Sembukan Kecamatan Sidoharjo.

Di Kecamatan Eromoko, talut jalan di Desa Panekan setinggi 12 meter panjang longsoran sekitar 4 meter. Pondasi Jembatan Dusun Malangan Desa Baleharjo tergerus aliran air yang cukup deras.

“Di Kecamatan Girimarto, tebing tanah depan rumah milik Giyanto di Rt 03 Rw 05 Dusun Demopo Desa Semagar mengalami longsor,” kata Kepala Pelaksana BPBD Wonogiri, Bambang Haryanto.

Dusun Begondo Desa Sendangsari Kecamatan Batuwarno terjadi longsor menimpa rumah Rakinem. Hal serupa terjadi terjadi di Dusun Senggolan Desa Sendangsari, dengan rumah milik Bejan dan Tumiran. Aria