JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Semarang

Bresss!! Sempat Diteriaki Warga, Pria Tak Dikenal Malah Mendekat dan Langsung Tewas Tersambar Kereta Api di Sragi. Sengaja Bunuh Diri?

Foto/Humas Polda

loading...
Foto/Humas Polda

PEKALONGAN, JOGLOSEMARNEWS.COM Warga Dukuh Gembyang, Kelurahan Sragi, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan malam tadi, sekira pukul 22.30 WIB digemparkan dengan tertabraknya seorang pria tanpa identitas oleh kereta barang jurusan Jakarta – Surabaya.

Kapolres Pekalongan AKBP Aris Tri Yunarko melalui Kasubbag Humas AKP Akrom membenarkan terkait kejadian tersebut.

Kasubbag Humas mengatakan , dari hasil pemeriksaan beberapa saksi diketahui bahwa saat itu kereta api barang 2756F jurusan Jakarta – Surabaya melintas di Km 99+420 pada jalur hulu di Dukuh Gembyang Kelurahan Sragi Kecamatan Sragi Kabupaten Pekalongan.

Baca Juga :  Gubernur Ganjar Tak Mau Tergesa-gesa Terapkan New Normal di Jateng, Tunggu Masyarakat Benar-benar Siap

Dan pada saat bersamaan, korban berjalan di pinggir perlintasan dari arah barat hendak ke arah selatan.

Saat itu warga yang melihat sempat berteriak melarang korban agar menghindar karena ada kereta api yang melaju.

Namun korban tidak menghiraukannya, dan akibatnya korban terserempet kereta tersebut yang mengakibatkan Korban meninggal dunia.

Mengetahui hal tersebut, beberapa warga yang berada di sekitar lokasi memberitahukan kepada piket jaga stasiun sragi. Dan selanjutnya kejadian tersebut di laporkan ke Polsek Sragi.

Lebih lanjut, Kasubbag Humas menyampaikan bahwa saat ini Korban sudah dibawa ke RSUD Kraton Kota Pekalongan.

Baca Juga :  Puluhan Karyawan Matahari, Gardena dan Trio Plaza Magelang Mendadak Dirapid Test Covid-19. Kapolres Imbau Jika Ada yang Positif Tak Perlu Panik

Dari hasil pemeriksaan luar dari petugas kesehatan di simpulkan bahwa Korban meninggal karena luka pada bagian kepala yang sangat parah akibat benturan.

Adapun ciri-ciri korban berumur sekitar 40 tahun, rambut keriting tebal, badan kurus, kulit sawo matang, tinggi sekitar 155 Cm. Saat kejadian, korban memakai celana pendek jean warna biru cream.

“Bagi masyarakat yang merasa kehilangan salah satu anggota keluarganya dengan ciri-ciri tersebut bisa melakukan pengecekan di RSUD Kraton Kota Pekalongan,” ucap AKP Akrom. JSnews