JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Mayat Perempuan Misterius Mengambang di Sungai Jongkang Tasikmadu Karanganyar. Kondisinya Mengenaskan dan Jasad Nyaris Rusak

Tim evakuasi saat menarik mayat perempuan tak dikenal mengambang di Sungai Jongkang, Buran, Tasikmadu, Karanganyar,. Foto/Wardoyo

IMG 20200324 175701
Tim evakuasi saat menarik mayat perempuan tak dikenal mengambang di Sungai Jongkang, Buran, Tasikmadu, Karanganyar,. Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Warga Tasikmadu digegerkan dengan penemuan mayat tanpa identitas di sungai Jongkang, Desa Buran, Kecamatan Tasikmadu, Karanganyar.

Mayat berjenis kelamin perempuan itu ditemukan dalam kondisi sangat mengenaskan. Tubuhnya sudah rusak, mengeluarkan bau menyengat dan nyaris tak dapat dikenali.

Korban ditemukan kali pertama oleh Ridwan (15) warga Desa Sapen, Kecamatan Mojolaban, Selasa (24/03/2020) pukul 10.30 WIB.

Saat itu, Ridwan bersama 6 orang temannya berniat akan memancing. Namun belum sempat memancing ikan, mereka dikejutkan dengan sesosok mayat terapung dalam posisi telungkup.

“Awalnya saya bersama temen yang lain mau memancing. Saat kami mau memancing, kami terkejut melihat ada benda terapung. Setelah saya melihat dari dekat, ternyata jasad manusia dalam posisi telungkup. Kami kemudian melaporkan ke polisi,” ujar Ridwan, selasa (24/03/2020).

Baca Juga :  Geger Penggembala Bebek Andi Setiono Ditemukan Tewas Mengenaskan di Tengah Sawah. Jasadnya Ditemukan Pencari Belut

Aparat Kepolisian dari Polsek Tasikmadu serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BBD) serta Tim SAR yang tiba dilokasi, langsung melakukan evakuasi terhadap jasad korban yang berada disisi Timur Sungai.

Dua personil BPBD, menarik jasad korban dan langsung dilakukan otopsi luar oleh tim dokter dari Puskesmas Tasikmadu. Otopsi luar dilakukan oleh tim dokter dari Puskesmas Tasikmadu.

Salah satu tim dokter Puskesmas Tasikmadu, Ratna mengatakan mayat terapung tersebut berjenis kelamin perempuan. Hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan.

Luka memar yang ada di tubuh diduga lebih disebabkan karena benturan denegan bebatuan yang ada di sungai.

“Dari hasil pemeriksaan luar yang kami lakukan, jasad wanita ini diperkirakan mengapung di sungai selama empat hari. Hasil pemeriksaan juga tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Luka memar yang terdapat di jasad korban, kemungkinan akibat benturan,” jelas Ratna.

Baca Juga :  Guru-Guru di Karanganyar Diminta Teladani Sifat Punokawan. Begini Penjelasannya!

Terpisah, Kapolsek Tasikmadu, AKP Murtiyoko, mengatakan sebelumnya, warga Dusun Kranggan, Desa Buran melaporkan jika salah satu anggota keluarganya hilang sekitar 4 hari lalu.

Untuk memastikan apakah jasad wanita yang ditemukan ini merupakan salah satu warga Kranggan yang hilang, Kapolsek mengaku masih menunggu hasil otopsi dari RSUD Karanganyar.

“Kita masih menunggu hasil otopsi dari RSUD Karanganyar, termasuk identitas korban. Hasil otopsi ini juga untuk mengetahui apakah jasad korban ini warga Kranggan yang dinyatakan hilang tersebut atau tidak,” tandas Kapolsek. Wardoyo