JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Semarang

Geger Postingan Godong Positif 2 Corona Remukk.. Remuk, Satu Pemuda Langsung Dicokok Polisi. Warga Jadi Resah, Pedagang Langsung Sepi

Foto/Humas Polda

loading...
Foto/Humas Polda

GROBOGAN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Seorang pemuda berinisial EP (23), sempat membuat geger masyarakat Godong. Pasalnya, EP membuat postingan bertuliskan “Godong Positif 2 Corona, Remuk.. Remuk..” di akun media sosial miliknya.

Postingan ini secara langsung membuat warga Godong yang semula merasa aman dan damai, menjadi resah lantaran kelakuan EP. Status tersebut ditulis di akun FB miliknya pukul 20.30 WIB, Senin (16/3/2020).

Kemudian, status ini dibagikan ke sebuah grup yang akhirnya memunculkan reaksi kontra dari masyarakat. Beberapa pedagang di Pasar Godong juga mengaku sepi penjualan lantaran adanya berita hoax tersebut.

Baca Juga :  Puluhan Karyawan Matahari, Gardena dan Trio Plaza Magelang Mendadak Dirapid Test Covid-19. Kapolres Imbau Jika Ada yang Positif Tak Perlu Panik

Hal ini membuat pihak kepolisian langsung bekerja mencari tempat tinggal pelaku. Setelah mendapatkan banyak informasi, petugas kemudian melakukan pengamanan terhadap pelaku di rumahnya, yang tidak jauh dari Mapolsek Godong.

Pelaku mengakui perbuatannya telah membuat masyarakat resah. Terutama warga di Kecamatan Godong.

Di depan Kantor Mapolsek Godong, EP membuat permohonan maaf secara terbuka. Didampingi Kapolsek Godong, AKP Deddy, pelaku menyatakan permohonan maaf kepada warga Kecamatan Godong.

“Sekali lagi saya nyatakan bahwa postingan saya berisi “Godong positif 2 corona, remuk.. remuk..” adalah tidak benar,” ujar pelaku.

Saat ini pelaku masih dalam proses pemeriksaan Polsek Godong.

Baca Juga :  Terdeteksi Google, Pergerakan Masyarakat Jateng Cukup Tinggi Saat Lebaran. Gubernur Ganjar Instruksikan 35 Kabupaten Kota Segera Lakukan Rapid Test Massal!

Beberapa waktu yang lalu, Kapolres Grobogan, AKBP Ronny Tri Prasetyo Nugroho juga mengatakan, akan menindak tegas bagi warga yang menyebarkan hoax terkait corona.

“Imbauan disampaikan memang mengharapkan masyarakat tidak menyebarkan berita-berita hoax tentang corona. Jangan meresahkan masyarakat, jangan membuat masyarakat panik,” kata AKBP Ronny dilansir Tribratanews.

Pihaknya juga berpesan kepada warga agar tidak menyebar informasi hoax tentang Virus Corona atau Covid-19 yang dapat mengganggu situasi kamtibmas.

“Saya berharap masyarakat tidak menyebar isu-isu provokasi ataupun berita yang belum tentu kebenarannya,” pesan AKBP Ronny. JSnews