JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Heboh Kabar Ada Warga Karanganyar Disebut Terindikasi Terpapar Corona, Begini Penjelasan Lengkap Plt Kepala Dinas Kesehatan!

Ilustrasi penanganan pasien corona virus di ruang Isolasi. Foto/Wardoyo
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

IMG20200312123147 816x612 1
Ilustrasi penanganan pasien corona virus di ruang Isolasi RSUD Sragen. Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Warga Karanganyar dihebohkan dengan beredarnya kabar adanya salah satu warga yang terindikasi terpapar corona virus.

Dinas Kesehatan Karanganyar (DKK) meluruskan informasi yang menyatakan jika salah satu warga di salah satu Kecamatan yang juga sopir pribadi suspect virus Corona yang meninggal di rumah sakit Moewardi beberapa waktu lalu, terindikasi mengidap virus penyakit yang mematikan tersebut.

Pelaksana tugas (Plt) DKK Karanganyar, Purwanti, kepada awak media lain, melalui telepon selularnya, Sabtu (14/03/2020) membenarkan jika warga tersebut meruakan sopir pribadi pasien positif corona yang meninggal dua hari lalu di Moewardi.

Sopir itu pula yang membawa majikannya dari Bogor menuju ke kota Solo beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  Kabar Terbaru, Bupati Karanganyar Umumkan Belajar Tatap Muka di Sekolah Akan Dimulai Awal Januari 2021. Orangtua Yang Tak Rela Boleh Tidak Setuju!

“Saat itu memang pria ini membawa majikannya dari Bogor ke Solo dan menjalani perawatan di Moewardi. Mengetahui majikannya meninggal dunia, si pengemudi ini panik. Sempat sakit dan atas inisiatif sendiri, memeriksakan diri ke dokter. Hasil pemeriksaan dokter, kondisinya sehat. Karena kontak langsung dengan korban, melalui Puskesmas, kita langsung melakukan pemantauan,” jelas Purwanti, Sabtu (14/03/2020).

Menurut Purwanti, meskipun statusnya masuk orang dalam pemantauan (ODP) dan masih berada di ruang isolasi rumah sakit Moewardi, yang bersangkutan dipastikan dalam kondisi sehat.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tim dokter, sopir itu juga belum menunjukkan indikasi terinfeksi corona virus.

Ia menjelaskan warga tersebut diketahui memiliki kontak dengan korban sejak Minggu (01/03/2020) lalu. Sampai saat ini, pihaknya masih menunggu hasil observasi lebih lanjut dari rumah sakit.

Baca Juga :  Awas, 4 Sales dan Distributor Rokok Bodong Ditangkap dan Dipenjara. Bea Cukai Ungkap Ada 419.000 Rokok Bodong Disita, Beredar di Wilayah Soloraya dari Karanganyar Hingga Sragen

“Warga tersebut belum menunjukkan adanya indikasi dan belum positif Corona. Kondisinya baik. Kami masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium. Kita tunggu hasilnya,” ujarnya.

Sebelumnya, di masyarakat Karanganyar beredar informasi bahwa salah satu warga terindikasi Virus Corona. Hal ini sempat membuat panik warga yang berada di lereng gunung Lawu ini, panik.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tim dokter, warga yang tinggal di salah satu kecamatan di Karanganyar itu, belum dinyatakan positif mengidap virus Corona.

Sampai saat ini, kondisnya bugar, dan masih berada dalam pemantauan di ruang isolasi rumah sakit Moewardi, Solo. Wardoyo