JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Mayat Petani di Plupuh Sragen Ditemukan Masih Nggendong Tangki di Sawah

4952
Tim Muspika dan warga saat mengevakuasi jasad petani yang tewas nggendong tangki di Plupuh, Sragen, Selasa (24/3/2020). Foto/Wardoyo
loading...
Tim Muspika dan warga saat mengevakuasi jasad petani yang tewas nggendong tangki di Plupuh, Sragen, Selasa (24/3/2020). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Warga Plupuh digegerkan dengan insiden seorang petani tua yang ditemukan tewas di areal persawahan Dukuh Wirosari RT 19, Desa Ngrombo, Kecamatan Plupuh Sragen, Selasa (24/3/2020) siang.

Korban ditemukan dalam kondisi terlentang tak bernyawa di areal persawahan sekira pukul 11.00 WIB oleh warga.

Ironisnya, saat ditemukan kondisi korban masih menggendong tangki untuk menyemprot tanaman padi di sawahnya.

Data yang dihimpun, korban diketahui bernama Sastro Suwaji. Kakek berusia 80 tahun itu berasal dari Dukuh Keyongan RT 16, Ngrombo, Plupuh, Sragen.

Baca Juga :  Setelah Krapyak, Kini Warga Boyolayar Sumberlawang Sragen Juga Putuskan Lockdown. Jalan Kampung Ditutup Total, Semua Pendatang Dilarang Masuk!

“Saat ditemukan masih nggendong tangki untuk nyemprot padi. Tadi sempat ramai warga langsung berdatangan ke sawah memastikan dari dekat,” ujar Yanto, salah satu warga setempat, kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Selasa (24/3/2020).

Kepala Markas PMI Sragen, Wahdadi mengungkapkan sesaat setelah menerima laporan, tim PMI dan PSC 119 langsung meluncur di lokasi untuk melakukan evakuasi dan assesment.

“Jenazah korban ditemukan di areal persawahan. Kemudian dievakuasi ke Puskesmas untuk dilakukan pemeriksaan oleh tim medis dan kepolisian,” paparnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda kekerasan atau penganiayaan di tubuh korban. Kasubag Humas Polres Sragen, AKP Harno menyampIkan kuat dugaan korban meninggal akibat penyakit jantungnya kambuh.

Baca Juga :  Pemkab Sragen Sesalkan Bobolnya Insiden Campursari Berujung Pengeroyokan 2 Anggota PSHT di Mondokan. Ketua Satgas Covid-19: Padahal Sudah Ada Maklumat Kapolri dan Imbauan Meniadakan Hajatan!

“Dari keterangan kerabat, korban memiliki riwayat penyakit jantung,” tukasnya. Wardoyo