JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Mayat Petani di Plupuh Sragen Ditemukan Masih Nggendong Tangki di Sawah

Tim Muspika dan warga saat mengevakuasi jasad petani yang tewas nggendong tangki di Plupuh, Sragen, Selasa (24/3/2020). Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Tim Muspika dan warga saat mengevakuasi jasad petani yang tewas nggendong tangki di Plupuh, Sragen, Selasa (24/3/2020). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Warga Plupuh digegerkan dengan insiden seorang petani tua yang ditemukan tewas di areal persawahan Dukuh Wirosari RT 19, Desa Ngrombo, Kecamatan Plupuh Sragen, Selasa (24/3/2020) siang.

Korban ditemukan dalam kondisi terlentang tak bernyawa di areal persawahan sekira pukul 11.00 WIB oleh warga.

Ironisnya, saat ditemukan kondisi korban masih menggendong tangki untuk menyemprot tanaman padi di sawahnya.

Data yang dihimpun, korban diketahui bernama Sastro Suwaji. Kakek berusia 80 tahun itu berasal dari Dukuh Keyongan RT 16, Ngrombo, Plupuh, Sragen.

Baca Juga :  Terungkap, Aksi Perusakan Tugu PSHT di 3 Kecamatan di Sragen Libatkan Rombongan IKSPI. Diduga Untuk Show Of Force, Sempat Kocar-Kacir Dihalau Polisi Hingga Puluhan Motor Ditinggal

“Saat ditemukan masih nggendong tangki untuk nyemprot padi. Tadi sempat ramai warga langsung berdatangan ke sawah memastikan dari dekat,” ujar Yanto, salah satu warga setempat, kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Selasa (24/3/2020).

Kepala Markas PMI Sragen, Wahdadi mengungkapkan sesaat setelah menerima laporan, tim PMI dan PSC 119 langsung meluncur di lokasi untuk melakukan evakuasi dan assesment.

Baca Juga :  3 Tugu PSHT Sragen Kembali Dirusak, Malam Ini Pengurus Cabang Langsung Kumpulkan 20 Ketua Ranting Gelar Rapat. Serukan Semua Warga Tidak Terprovokasi dan Menahan Diri!

“Jenazah korban ditemukan di areal persawahan. Kemudian dievakuasi ke Puskesmas untuk dilakukan pemeriksaan oleh tim medis dan kepolisian,” paparnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda kekerasan atau penganiayaan di tubuh korban. Kasubag Humas Polres Sragen, AKP Harno menyampIkan kuat dugaan korban meninggal akibat penyakit jantungnya kambuh.

“Dari keterangan kerabat, korban memiliki riwayat penyakit jantung,” tukasnya. Wardoyo