loading...

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sekelompok pemuda yang tergabung dalam komunitas Desamind menggelar kegiatan mainstream bertajuk Mind Talk 1.0, Anak Desa Keliling Dunia, Berani?

Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Sugihan, Jatiroto, Wonogiri, Minggu (8/3/2020) lalu.

Hardika, salah satu pencetus Desamind dalam rilisnya ke Joglosemarnews bertujuan untuk menumbuhkan rasa percaya diri dan membuka cakrawala berpikir masyarakat desa tentang dunia pendidikan.

“Desamind ke depannya akan menjadi Organisasi Non Pemerintah (NGO) yang bergerak sebagai partner masyarakat desa dalam bidang pendidikan dan sosial, dengan tujuan utama mendukung pemerintah dalam membentuk masyarakat yang maju, berdaya saing, dan melek peradaban,” ujarnya.

Baca Juga :  Bisnis Miras Online, 2 Mahasiswa Diciduk Polisi Saat Akan Transaksi di Nusukan Solo

Kegiatan yang bertempat di Balai Desa Sugihan itu dipadati 120 peserta. Peserta tidak hanya berasal dari kalangan pelajar SMP dan SMA, namun juga orang tua.

Acara dibuka dengan penyerahan caping Desamind kepada Kepala Desa Sugihan, Santosa secara simbolis.

Launching ditandai dengan pendandatanganan oleh para pencetus Desamind  sebagai komitmen untuk bergerak bersama mewujudkan tujuan serta visi misi bersama dalam figura putih berlogo Desamind.

Baca Juga :  Persiapan New Normal, Aparat Polsek Pasar Kliwon Solo Sambangi Tempat Ibadah dan Pusat Perbelanjaan, Ini Kata Kapolsek Tentang Masjid Jami' Assegaf

Pada kesempatan itu, mereka juga menyampaikan berbagai program Desamind, antara lain memberikan beasiswa pendidikan full scholarship maupun partial scholarship untuk masyarakat desa.

Selain itu juga menyelenggarakan kegiatan yang bersifat edukatif dan pemberdayaan di desa-desa.

Selanjutnya memberikan dukungan maupun penghargaan bagi masyarakat yang membawa perubahan positif pada pengembangan desa.

Menurut Zakky, pihaknya optimis melalui aksi tersebut, Desamind akan tersebar ke berbagai daerah. suhamdani