loading...
Ilustrasi pedagang empon-empon. Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Bupati Karanganyar, Juliyatmono berharap Kabupaten Karanganyar menjadi destinasi wisata pertanian. Hal ini menyusul melimpahnya potensi pertanian di Bumi Intanpari.

Hal ini diungkapkan Bupati Karanganyar dalam pembinaan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kabupaten Karanganyar di pendopo Rumah Dinas Bupati, Kamis (12/3/2020).

Menurutnya daerah daerah di Kabupaten Karanganyar dikaruniai
sektor pertanian melimpah. Karena diharapkan potensi ini terus berkembang dan menjadi destinasi wisata pertanian.

Baca Juga :  2 PNS Asal Karanganyar Positif Covid-19 Diduga Tertular dari Lingkungan Kerjanya. 15 Orang Terlacak Sempat Kontak Erat dan Dirapid Test

“Hasil pertanian di Karanganyar melimpah dari mulai sayuran, buah, empon-empon hingga beras. Semoga ini dapat maju menjadi destinasi wisata pertanian di Karanganyar,” ujarnya.

Bupati menyebut wabah virus corona memang berdampak pada sektor pertanian. Terutama dirasakan bagi pertanian yang hasil komoditasnya telah ekspor.

Namun kondisi ini, sektor pertanian seperti empon-empon menjadi laku di dalam negeri dan menjadi ketahanan pangan sendiri.

Baca Juga :  Bikin Resah Warga, 92 Sepeda Motor Berknalpot Brong Diangkut Polisi di Karanganyar. Kasat Lantas: Tak Akan Dikeluarkan Kalau Tak Diganti Standar!

Pihaknya sendiri berharap para petani dapat memaksimalkan potensi lahan dengan baik. Apalagi dibeberapa daerah Karanganyar merupakan sumber air.

Pemkab  pun siap mendukung dengan bantuan pompa air bagi daerah-daerah lain untuk meningkatkan produksi pertanian.

“Manfaatkan tegalan untuk sektor petanian. Selain padi, pekarangan juga digunakan menanam tanaman apotek hidup,” pesannya. Wardoyo