JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Sragen Siaga Corona, Bupati Terbitkan Surat Edaran ke Semua Kepala Puskesmas, Rumah Sakit Hingga Desa. Begini Isinya!

Papan reklame peringatan dengan gambar Bupati Sragen terkait kewaspadaan terhadap Corona Virus di pintu keluar exit tol Pungkruk, Sidoharjo, Sragen. Foto/Wardoyo
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

IMG 20200313 163609
Papan reklame peringatan dengan gambar Bupati Sragen terkait kewaspadaan terhadap Corona Virus di pintu keluar exit tol Pungkruk, Sidoharjo, Sragen. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Merebaknya kasus corona virus di beberapa daerah dan Indonesia, membuat Pemkab Sragen terus meningkatkan kewaspadaan.

Bahkan, Bupati Sragen langsung menerbitkan Surat Edaran (SE) Kesiapsiagaan Corona Virus. Hal itu diungkapkan Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati kemarin.

Ditemui di sela menghadiri simulasi penanganan pasien corona virus di RSUD Sragen, ia membenarkan telah menerbitkan SE terkat corona virus.

“Iya sudah ada SE. Kami edarkan dan ditujukan kepada semua Kepala Puskesmas, rumah sakit negeri dan swasta dan untuk masyarakat sampai tingkat desa,” papar Bupati didampingi Kepala DKK, Hargiyanto.

Bupati menyampaikan inti dari SE itu adalah mengimbau senua siap siaga dan waspada terhadap potensi penyebaran corona vrus. Yakni dengan meningkatkan pola hidup bersih sehat serta menghindari hal-hal yang berpotensi tertular corona virus.

Baca Juga :  Berikut Daftar 31 Warga Positif dan Meninggal Sragen Hari Ini. Dua Desa di Masaran Paling Banyak, 8 Orang Dirawat di Rumah Sakit

Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengatakan sampai hari ini, total ada 11 warga Sragen yang dalam pemantauan atau ODP. Status ODP itu tak perlu dirisaukan karena memang diberlakukan bagi semua yang baru pulang dari luar negeri.

“Orang dalam pemantauan itu verarti semua warga Sragen yang baru pulang dari luar negeri itu masuk dalam kategori orang dalam pemantauan. Tapi sampai hari ini, Alhamdulillah semua yang dipantau tidak ada yang menunjukkan gejala yang berat atau serius mengarah Corona Virus,” paparnya kepada wartawan.

Bupati mengatakan 11 orang itu dalam kondisi baik-baik saja. Ia juga menegaskan sampai saat ini, belum ada kasus Corona Virus di Sragen.

Baca Juga :  Tragis, Pemotor Bawa Bronjong Ditemukan Terkapar Usai Tertimpa Pohon Besar di Nguwer Yang Ambruk Diterjang Angin Kencang. Arus Lalu Lintas Sragen-Solo Sempat Macet Setengah Jam

“Alhamdulillah saya pastikan sampai hari ini tidak ada (kasus Corona Virus) di Sragen,” tukasnya.

Karenanya pihaknya mengimbau masyarakat untuk tidak panik meski harus tetap waspada. Salah satunya dengan menjaga kebersihan diri dengan membiasakan cuci tangan sebelum menyentuh apapun atau sehabis beraktivitas.

Mencuci tangan sebelum menyentuh wajah, setelah kerja, sebelum makan dan setelah memegang fasilitas umum, adalah pencegahan diri yang harus dilakukan agar terhindar dari virus Covid-19.

Orang nomor satu di Pemkab Sragen itu juga meminta masyarakat tak perlu
berburu masker. Sebab masker hanya digunakan bagi orang yang sakit.

Kemudian tidak perlu panik lantas membeli bahan makanan pokok berlebihan.

“Kita yakin bersama-sama kita bisa mengatasinya,” tukasnya. Wardoyo