JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Umrah Ditunda, PP Muhammadiyah Hormati Kebijakan Arab Saudi

Ilustrasi kabah. Foto: pixabay.com
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menyatakan menghormati kebijakan Pemerintah Arab Saudi yang menghentikan sementara umrah, karena wabah virus Corona.

Hal itu dikatakan oleh Ketua PP Muhammadiyah, Haedar Nashir.

“Kami menghormati kebijakan pemerintah Arab Saudi menyangkut umrah karena itu ranah yang tidak kita kehendaki bersama, demi mencegah penyebaran virus Corona,” ujar Haedar di Yogyakarta, Jumat (6/3/2020).

Haedar menuturkan tanpa sikap kewaspadaan dan kehati-hatian bersama saat wabah corona melanda, maka ibadah ke tanah suci akan lebih besar kemudaratannya daripada kemaslahatannya.

Baca Juga :  Jabat Ketua Umum MUI Periode 2020-2025, KH Miftachul Akhyar Sampaikan Pidato Perdana: Dakwah Itu Mengajak Bukan Mengejek

“Jadi kami yakin, pemerintah Saudi mengambil kebijakan dengan pertimbangan matang, seksama dan untuk kepentingan yang lebih besar,” ujarnya.

Muhammadiyah pun menghimbau umat Islam di Indonesia tidak perlu memaksakan diri untuk ibadah ke tanah suci hingga suasana memungkinkan untuk dibukanya kembali akses ibadah haji itu.

Baca Juga :  20 Persen Relawan Yang Diujicoba Vaksin Covid-19 Ternyata Alami Demam. Begini Kata Menristek!

“Kami yakin pemerintah Saudi dan pemerintah Indonesia akan segera membuka kembali ibadah haji dan umroh setelah keadaan memungkinkan,” ujar Haedar.

Haedar menuturkan dengan adanya wabah Corona ini Muhammadiyah berharap pemerintah Indonesia juga siap untuk mengantisipasinya sehingga tak timbul dampak yang tak diinginkan.

Muhammadiyah, kata Haedar, juga siap membantu penuh pencegahan dan pengamanan atas wabah Corona itu. Di antaranya menyiagakan 20 rumah sakit yang dikelola organisasi ini di tanah air.

www.tempo.co