JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Ngeri, Kecelakaan Maut Mobil Minibus Hancur Digasak Kereta Api Ambarawa Ekspres di Grobogan

Foto/Humas Polda

12 750x375 1
Foto/Humas Polda

GROBOGAN, JOGLOSEMARNEWS.COM Insiden kecelakaan maut antara KA dengan sebuah mobil terjadi di wilayah Kabupaten Grobogan.

Tepatnya di perlintasan tidak terjaga, Km 59+700 antara stasiun Gambringan – Ngrombo. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 16.40 WIB, Jumat (27/3/2020).

Dari keterangan rilis PT KAI Daop 4 Semarang melalui Manajer Humas, Krisbiyantoro, pihaknya mendapatkan informasi adanya laka di perlintasan tidak terjaga di Km 59+700 antara Stasiun Gambringan-Ngrombo dari masinis KA Ambarawa Ekspress 267 jurusan Surabaya – Semarang Poncol.

Baca Juga :  Ganjar Pranowo Imbau Warga Jateng Habiskan Libur Panjang di Rumah Saja Bersama Keluarga

“Pukul 16.40 WIB, kami menerima info dari masinis KA 267 Ambarawa Ekspress tujuan Semarang Poncol bahwa antara Gambringan – Ngrombo tertemper mobil di perlintasan tidak terjaga. Sebagai tindak lanjut, pengecekan sarana oleh masinis di Stasiun Ngrombo dan tidak ditemukan adanya kerusakan,” ujar Krisbiyantoro, dilansir Tribratanews.

Usai tertabrak, posisi mobil preipal tidak menghalangi jalur hulu dan hilir. Artinya, jalur KA dari hulu dan hilir tidak terhalang oleh kendaraan apapun pasca terjadinya laka tersebut.

Baca Juga :  Bikin Merinding, Kronologi Detik-Detik Kecelakaan Maut Buruh Pabrik Boneka Tewas Mengenaskan Terlindas Truk Gandeng di Masaran Sragen. Jasadnya Tergencet di Bawa Roda, Warga Sampai Tak Tega Melihatnya

“Akibat kejadian ini, KA Ambarawa Ekspress jurusan Surabaya Pasarturi-Semarang Poncol mengalami keterlambatan lima menit,” tambahnya.

Saat ini, kejadian kecelakaan tersebut masih dalam proses penanganan Unit Laka Sat Lantas Polres Grobogan.

Setelah dilakukan oleh TKP dan pemeriksaan sejumlah saksi, faktor yang mempengaruhi kecelakaan itu diduga akibat pengemudi mobil kurang hati-hati saat melintas di perlintasan KA.

“Kurang hati-hatinya pengemudi mobil yang akan melintasi rel kereta api,” kata Kanit Laka Iptu Candra Bayu. JSnews