JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Wow, Masker dan Hand Sanitizer Produk SMK Citra Medika Sragen Dipesan Kementerian Pendidikan. Harga Murah, Instansi-Instansi Berbondong-Bondong Sampai Harus Antri

Produk jand sanitizer dan masker SMK Citra Medika Sragen yang sudah siap dikirim ke pemesan sampai ke kementerian. Foto/Wardoyo

loading...
Produk hand sanitizer dan masker SMK Citra Medika Sragen yang sudah siap dikirim ke pemesan sampai ke kementerian. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Sejak diluncurkan ke pasar enam hari lalu, Produk masker dan hand sanitizer SMK Citra Medika Sragen langsung banjir pesanan. Tak hanya dari lokal dan berbagai daerah, produk itu juga sudah mendapat pesanan dari kementerian di Jakarta.

Hal itu diungkapkan Kepala SMK Citra Medika Sragen, Nano Priyanto. Kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , ia mengatakan salah satu kementerian yang memesan adalah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

“Sejak berita produk masker dan hand sanitizer kita luncurkan. Banyak rekan dari luar daerah yang ngontak dan order. Kemudian ada orang kementerian yang kebetulan lihat status saya dan kemudian juga pesan. Dari Kemendikbud kemarin pesan masker dan hand sanitizer. Tinggal kirim via paket saja, bayarnya ditransfer,” papar Nano, Rabu (18/3/2020).

Nano mengakui sebenarnya produksi masker dan hand sanitizer di sekolahnya bukan untuk tujuan komersil. Namun lebih pada tujuan membantu masyarakat yang sempat dilanda kecemasan akibat kelangkaan dua produk itu di tengah kasus corona yang kian hari kian mengkhawatirkan.

Atas tujuan itulah, produk masker dan hand sanitizer di SMK Citra Medika juga hanya dibanderol sangat terjangkau dan jauh di bawah harga yang saat ini sudah ugal-ugalan di pasaran.

Baca Juga :  Pengakuan Pelaku Teror yang Nekat Kirim WA Ancaman ke Petugas Medis di Kedawung Sragen. Motifnya Karena Tergerak Dengar Curhatan Keluarga Positif Covid-19, Ngakunya Hanya Iseng

“Niat kami hanya membantu masyarakat. Kemarin melihat fakta di lapangan masker dan hand sanitizer sampai naik 1500 persen harganya, kasihan masyarakat. Makanya kita berinisiatif bagaimana membantu masalah ini, akhirnya kita coba buat dan Alhamdulillah respon masyarakat juga bagus,” tukasnya.

Selama enam hari, Nano menyebut animo masyarakat dan instansi sangat tinggi. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya pesanan yang datang baik dari lingkungan lokal Sragen, Soloraya hingga luar daerah.

Sampai hari ini, ia mencatat pesanan masker sudah mencapai 10.000 buah dan hand sanitizer sebanyak 20.000 botol.

Papan di ruang lab SMk Citra Medika Sragen penuh dengan daftar pemesan masker dan hand sanitizer. Foto/Wardoyo

Selain itu, tiap hari masyarakat dan perwakilan instansi yang membeli dengan datang langsung ke sekolah ada 15 sampsi 20an orang.

“Pesanan 20.000 hand sanitizer itu baru bisa kami penuhi 10.000. Insya Allah seminggu ini kita target sudah terpenuhi. Untum masker 10.000 pesanan, baru terpenuhi 3.000 buah dan kita target dua hari bisa selesai dan siap kirim. Alhamdulilah karena nita kita bantu masyarakat, bahan baku juga relatif mudah dan banyak yang membantu,” tukasnya.

Baca Juga :  Sempat Melawan dan Berkelahi dengan Korban, Pemuda Bertato Pencuri Motor di Plupuh Sragen Sebelum Dimassa Puluhan Warga. Kapolsek Sebut Satu Temannya Masih Diburu!

Nano menambahkan selain masyarakat umum, pemesan juga kebanyakan dari instansi. Mulai dari Polsek, Koramil, Kodim, Pemda, Dinas Pendidikan dan sejumlah rumah sakit di Sragen.

“Orientasi kami bukan mencari untung. Sehingga pembelian pun kita batasi dan kita pastikan memang untuk dipakai sendiri, bukan dijual lagi. Karena ada laporan ternyata ada yang dijual lagi dengan harga sangat tinggi,” urainya.

Harga masker hanya dipatok Rp 6.000 perbuah itu sudah untuk berkali-kali karena bahannya bisa dicuci. Lalu hand sanitizer yang kecil dibanderol hanya Rp 7.000 dan yang besar Rp 25.000.

“Ternyata kemarin ada yang dijual lagi sampai Rp 60.000. Kasihan masyarakat, kita niatnya mbantu, malah disalahgunakan lagi. Makanya kalau untuk perorangan kita batasi pembeliannya. Saya juga share daftar harga jual dari sini, biar harga tetap sesuai dari kita,” tandas Nano. Wardoyo