JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Semarang

Bikin Merinding, Mayat Pria Misterius Ditemukan Dikerubuti Kepiting di Sungai Karangjambe. Ditemukan Obat Anti Mabuk di Saku Celananya

Kondisi mayat di Sungai Karangjambe. Foto/Humas polda

loading...
Kondisi mayat di Sungai Karangjambe. Foto/Humas polda

PURBALINGGA, JOGLOSEMARNEWS.COM Sesosok mayat laki-laki ditemukan warga di Sungai Ponggawa masuk wilayah Desa Karangjambe, Kecamatan Padamara, Kabupaten Purbalingga, Jumat (3/4/2020). Mayat tanpa identitas ditemukan warga yang hendak mencari daun untuk memberi makan ikan.

Kasat Reskrim Polres Purbalingga AKP Willy Budiyanto mengatakan bahwa mayat pertama kali ditemukan oleh saksi bernama Karyono (45) dan Rian (38). Keduanya warga Desa Karangjambe yang saat itu sedang mencari daun di tepian sungai untuk memberi makanan ikan.

Keduanya lalu melaporkan penemuan mayat tersebut ke warga lain yang diteruskan kepada petugas Polsek Padamara.

Petugas Polsek Padamara, Satreskrim Polres Purbalingga dan Tim Inafis kemudian datang ke lokasi kejadian. Selanjutnya melakukan olah TKP dan mengangkat mayat dari sungai.

Baca Juga :  Beredar Foto Hoax Longsor di Tol Semarang-Solo, Jalur di Titik Longsor Sudah Bisa Dilewati

“Saat dilakukan pemeriksaan kami tidak menemukan kartu identitas apapun. Warga sekitar tempat kejadian perkara juga tidak ada yang mengenal korban,” tutur Willy dilansir Tribratanews.

Kasatreskrim menjelaskan, saat ditemukan korban mengenakan celana cokelat dan kaos oblong abu-abu.

Dari saku celana korban ditemukan uang Rp 344 ribu dan beberapa lempeng obat antimabuk perjalanan. Diduga, korban dalam pengaruh obat tersebut ketika terjatuh ke sungai.

Willy menambahkan, sejumlah luka-luka di wajah diduga terjadi saat korban terjatuh ke sungai.

Baca Juga :  Bikin Cemas, Dalam Sehari Ada Dua Kasus Gantung Diri di Grobogan, Butuh Perhatian Khusus Pemerintah

Selain itu, ada luka karena gigitan hewan sungai seperti kepiting. Karena saat mayat diangkat dari sungai, pada mayat laki-laki itu terdapat beberapa hewan bercapit tersebut.

Mayat tersebut kemudian dibawa ke RSUD dr R Goetheng Taroenadibrata Purbalingga untuk dilakukan visum luar. Menurut keterangan sementara dokter rumah sakit, tidak disebutkan adanya tanda kekerasan di tubuh mayat tersebut. Tim medis masih memeriksa kemungkinan lain penyebab kematian korban.

“Saat ini kami masih melakukan penyelidikan terkait identitas mayat tersebut. Apabila ada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga bisa melapor untuk mengecek identitas mayat tersebut,” pungkasnya. JSnews