JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Serahkan Bantuan APD, DPC Gerindra Karanganyar Gagas Pelatihan Usaha Online Untuk Angkat UMKM yang Terpuruk Akibat Wabah Corona

Ilustrasi penanganan pasien corona virus di ruang Isolasi. Foto/Wardoyo
Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – DPC Partai Gerindra Karanganyar menyerahkan bantuan alat pelindung diri (APD) ke RSUD Karanganyar, Kamis (16/4/2020).

Ketua DPC Partai Gerindra Karanganyar, Yulianto menjelaskan bantuan yang diberikan di antaranya 20 APD, 3 jerigen alkohol, serta ratusan handsanitizer.

Menurutnya bantuan ini merupakan program peduli Partai Gerindra terhadap penanggulangan Covid-19. Bantuan diberikan lebih fokus kepada paramedis yang selama ini bertugas di rumah sakit rujukan dalam hal ini RSUD Karanganyar.
Selain rumah sakit rujukan, bantuan APD juga diberikan kepada  21 Puskesmas dan 50 klinik.

“Kita ketahui bersama, para medis merupakan garda terdepan dalam penanganan Covid-19 adalah tenaga paramedis. Karena paramedis ini bersentuhan langsung dengan pasien. Mereka (paramedis, red) sangat rentan terhadap penularan Covid-19 ini. Kita berharap, jangan sampai ada paramedis di Karanganyar yang justeru terpapar dan menjadi korban keganasan virus mematikan ini,” papar Yulianto.

Baca Juga :  Jelang HUT TNI Ke 75, Digelar Lomba Menembak Di Bukit Mongkrang Tawangmangu. Dibuka Oleh Danjen Kopassus, Ini Pesannya!

Ditambahkan, wabah penyebaran Covid-19 ini, berdampak cukup luas bagi kehidupan sosial masyarakat.

Sejumlah persoalan baru mulai bermunculan, terutama setelah ditetapkannya pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Sektor usaha mulai terpuruk.

Menurutnya hal itu berdampak buruk dengan banyaknya karyawan perusahaan yang dirumahkan dan di-PHK. Pihaknya menggagas pelatihan usaha melalui online termasuk pemasaran produk UMKM yang saat ini juga tengah terpuruk.

Baca Juga :  Curhat Pilu Keluarga Korban Meninggal Positif Covid-19 Asal Perum Ngringo Karanganyar. Beban Moral Hadapi Stigma Warga Saat Isolasi Mandiri, Baru Lega Setelah Hasil Swab Negatif

“ Pandemi Covid-19 ini sangat berdampak luas, terutama di sektor ekonomi. Selanjutanya, kami  bersama anggota dewan akan melakukan pemberdayaan dan penguatan ekonomi masyarakat. Salah satunya dengan pelatihan usaha melalui media online. UMKM di Karanganyar cukup banyak, namun untuk pemasaran sangat sulit di tengah pandemi Covid-19 ini. Ini nantinya yang akan kita fasilitasi melalui sebuah aplikasi penjualan online,” tandasnya. Wardoyo