JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Buruh Bangungan Positif Corona di Grobogan Berbohong , Puluhan Petugas RSUD dr Soedjati Soemardiardjo Purwodadi Jalani Rapid Test Ulang

Ilustrasi positif covid-19. Foto/Pixabay

GROBOGAN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Seorang pria yang berprofesi sebagai buruh bangunan asal Desa Sumberjosari, Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan telah dinyatakan positif terpapar virus corona (Covid 19) pada Rabu (15/4/2020) kemarin.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan Slamet Widodo, pasien baru merupakan pria berusia 43 tahun. Saat data hasil uji swab diterima, pasien tersebut tengah menjalani isolasi mandiri di rumah.

“Satu lagi warga Kabupaten Grobogan dinyatakan positif Covid 19 setelah dilakukan uji swab. Pasien positif Covid 19 sudah dijemput petugas medis untuk menjalani perawatan di RSUD dr Soedjati Soemardiardjo Purwodadi,” terang Slamet, kemarin.

Lebih lanjut, Slamet menjelaskan, kini total pasien positif Covid-19 di Kabupaten Grobogan sebanyak 3 orang. Ketiga pasien berasal dari Kecamatan Geyer, Kecamatan Pulokulon, dan Kecamatan Karangrayung “Totalnya pasien positif Covid 19 menjadi 3 orang,” sambung dia.

Informasi yang berhasil dihimpun, kini pasien tersebut, sebelumnya sempat dirawat beberapa hari di RSUD dr Soedjati Soemordiarjo Purwodadi pada akhir Maret 2020 lalu.

Baca Juga :  Air Penghidupan Itu ada di Kaki Gunung Ungaran

Setelah menjalani perawatan, kondisi kesehatan membaik dan diperbolehkan pulang pada Rabu (8/4/2020) lalu. Kendati demikian, pasien tersebut tetap menjalani isolasi di rumahnya.

Sebelum pulang, pasien telah diambil sampel lendirnya untuk diuji di laboratorium.

Pasien Berbohong

Dikonfirmasi terpisah, Direktur RSUD dr Soedjati Soemodiarjo Purwodadi, dr Bambang Pujiyanto menyatakan pasien yang dinyatakan positif Covid 19 asal Kecamatan Karangrayung sempat berbohong. Pria berinisial S berusia 43 tahun itu sempat memberikan keterangan tidak jujur saat ditanya petugas medis soal riwayat perjalanannya. Ternyata, pasien tersebut merupakan kuli bangunan yang baru saja pulang dari Jakarta.

“Keterangan tidak jujur pasien, berakibat sekitar 20 pekerja di RSUD dr R Soedjati Soemodiharjo akan menjalani rapid test ulang,” urai dr Totok sapaan akrabnya.

Ia menjelaskan lebih detail, akibat pengakuan tidak jujurnya, saat menjalani perawatan sebelumnya pria tersebut sempat ditempatkan di bangsal umum, yakni di ruang Nusa Indah.

Baca Juga :  Catat !!! Jumlah Pelanggar Protokol Kesehatan di Kota Semarang Tertinggi di Jateng

Ia melanjutkan, sebelumnya, pada saat perawatan, ada keraguan dengan kondisi kesehatan yang dialami S. Petugas dokter spesialis paru-paru melakukan pendalaman. Pasien berinisial S menjalani rapid test pada Kamis (2/4/2020) dan hasilnya positif sehingga langsung masuk ruang isolasi RSUD Purwodadi.

Selanjutnya, pada Senin (6/4/2020) dilakukan tes swab dan pasien S diperbolehkan pulang karena kondisinya membaik pada Rabu (8/4/2020).

Sebelum pulang, pihak RSUD Purwodadi sudah menyampaikan jika pasien tetap harus menjalani isolasi mandiri di rumah selama menunggu hasil uji swab.

“Hasil uji swab yang dilakukan di laboratorium Jogja keluar pada Rabu 15 April (kemarin) ternyata pasien dinyatakan positif Covid-19. Yang bersangkutan sudah dijemput petugas dari RSUD Purwodadi untuk kembali diisolasi,” imbuh dia. Satria Utama