JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Gara-gara Diang, Kandang dan Sapi Bunting Milik Warga Plupuh Sragen Hangus Terbakar. Warga Sempat Berhamburan Bantu Pemadaman

Puing reruntuhan kandang dan bangkai sapi yang mati terpanggang. Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Puing reruntuhan kandang dan bangkai sapi yang mati terpanggang. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kebakaran hebat menghanguskan kandang sapi di DukuhPencol RT 4, Desa Sidokerto, Plupuh, Sragen, Rabu (15/4/2020) siang.

Bangunan kandang milik Musiran (54) itu ludes terbakar dilalap si jago merah. Tidak hanya itu, seekor sapi betina yang sedang bunting juga ikut mati terbakar api.

Data yang dihimpun di lapangan, kebakaran terjadi pukul 13.00 WIB.

Kejadian bermula  ketika sekitar pukul 12:30 WIB, korban menyalakan jerami perapian atau diang dengan tujuan untuk mengusir nyamuk di kandang sapi belakang rumahnya.

Baca Juga :  Terungkap, Perempuan Muda Yang Tewas Kecelakaan Bersama Kades Gilirejo Baru Diketahui Bernama Sutiyem dari Gemolong. Pak Kades Dilaporkan Patah Tulang Rusuk

Kemudian setelah menyala ditinggal pergi dan yang di rumah hanya neneknya yang sudah jompo. Sekitar pukul 13.00 WIB, warga sudah dikejutkan dengan kepulan asap dan kobaran api yang membakar kandang sapi.

Hanya sekejap, kandang yang terbuat dari bambu dengan ukuran 4m x 6m itu ludes dilalap api. Warga sekitar langsung berhamburan membantu memandamkanya dan sekitar pukul 15:30 WIB, api berhasil dipadamkan warga sekitar tanpa alat damkar.

Baca Juga :  Astaga, Pasangan Muda Digerebek Saat Asyik Mantap-Mantap di Kamar 38 Hotel PI Sragen. Diduga Sempat Pesta Maksiat, Saat Digeledah Polisi Amankan Barang Haram Ini!

Kasubag Humas Polres Sragen, AKP Harno mengatakan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun korban mengalami kerugian rumah gandok terbuat dari bambu dan seekor sapi betina mati.

“Diduga kuat api berasal dari diang yang dibakar lalu menjalar ke dinding rumah yang terbuat dari bambu. Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian Rp 15 juta,” paparnya Rabu (15/4/2020). Wardoyo