JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Geger Penemuan Mayat Pria Berambut Cepak di Warung Kosong Siwalan Pekalongan. Tanpa Identitas, Sempat Diketahui Mondar-Mandir, Begini Ciri-Cirinya!

Foto/Humas Polda
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Foto/Humas Polda

PEKALONGAN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Warga digegerkan dengan penemuan seorang pria tanpa identitas yang ditemukan di depan warung makan kosong di daerah Dukuh Grabyak, Desa Pait, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan, Senin (20/4/2020) sekira pukul 17.30 WIB.

Kapolres Pekalongan AKBP Aris Tri Yunarko melalui Kasubbag Humas AKP Akrom mengatakan, kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh AR (20) yang saat itu hendak pulang kerumah usai dari tempat kerjanya.

Saat itu AR melintas di depan warung yang tepatnya di sebelah selatan Puskesmas Siwalan melihat seorang laki-laki gelandangan (korban) yang sering mondar-mandir di tempat itu dalam keadaan terbaring didepan warung.

Baca Juga :  Kisah Mantan Penjual Martabak Yang Diburu Polisi Usai Banting Setir Jari Malmot. Mengaku dalam 45 Hari Gasak 8 Motor Petani

Karena merasa curiga, AR menghentikan laju kendaraannya dan mengecek kondisi Korban.

Setelah dicek ternyata korban tidak bergerak, dan saat itu juga AR meminta bantuan kepada pegawai Puskesmas Siwalan yang saat itu sedang melaksanakan piket jaga.

Saat dilakukan pengecekan oleh petugas Puskesmas diketahui kondisi korban sudah tidak bernafas. Diperkirakan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Mengetahui hal tersebut AR langsung melaporkan kejadian tersebut kepolsek Sragi. Dalam hitungan menit, anggota Polsek Sragi tiba dilokasi dan langsung melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban untuk dibawa ke RSUD Kraton Pekalongan.

Baca Juga :  Ganjar Kembali Wujudkan Perhatian Khusus di Sektor Pendidikan, Hadiri Peluncuran Buku Cerpen Karya Siswa SD Salatiga

Dari keterangan beberapa warga dilokasi kejadian, korban merupakan seorang gelandangan yang sering mangkal dan berada di lokasi warung tersebut setiap harinya.

“Saat ini Korban sudah di evakuasi di RSUD Kraton Pekalongan. Bagi masyarakat yang merasa kehilangan salah satu keluarganya dengan ciri-ciri umur sekitar 50 tahun, tinggi badan kurang lebih 165 cm, perawakan kurus dan rambut potongan cepak atau pendek, bisa melakukan pengecekan di RSUD Kraton Pekalongan,” ucap Kasubbag Humas AKP Akrom. Edward