JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Gejala Munculnya Gelandangan Akibat Corona Mulai Terlihat di Jakarta

ilustrasi / tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Gejala munculnya gelandangan sebagai akibat dari persebaran virus corona mulai terlihat di Kota Jakarta.

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menemukan sejumlah pekerja terdampak wabah Corona, kini menggelandang di sejumlah titik di Kota Jakarta.

Wakil Direktur Direktorat Sosial dan Kebencanaan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI, Norman Lianto mengatakan, mereka berada di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat; Jatinegara, Jakarta Timur; dan Kuningan, Jakarta Selatan.

Dari pengakuannya kepada PSI, menurut Norman, warga terdampak wabah Corona itu didominasi pekerja harian di toko-toko, warung dan mal.

Baca Juga :  Jokowi Ingatkan Kebebasan Berpendapat di Indonesia Kerap Dibajak

Mereka rata-rata anak perantauan dari pelbagai kota. Merebaknya corona di Jakarta mengubah nasib mereka jadi gelandangan.

“Dari ngobrol-ngobrol dengan mereka saat membagikan makanan, sebagian adalah pekerja harian yang tidak bisa lagi bayar kos sehingga harus menggelandang di emperan toko,” kata Norman kepada Tempo, Jumat (24/4/2020) malam.

PSI menjalankan aksi sosial sejak pemberlakuan bekerja dari rumah atau work from home (WFH).

Aksi berjalan serentak di seluruh Indonesia hingga kegiatan masyarakat berangsur pulih. Norman berujar, DPP PSI belum memperoleh informasi soal warga terdampak jadi tunawisma di daerah lain.

Baca Juga :  Viral Video Antrean Ambulans Disebut Bawa Pasien Positif Covid-19 ke RS Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Ini Faktanya

Sebelumnya, PSI menggelar aksi sosial membagikan makanan dan minuman kepada kelompok tunawisma di Jakarta. Juru bicara PSI, Sigit Widodo menuturkan, pihaknya bertemu tiga perantuan pada Kamis dinihari, 23 April.

Reza, Raka dan Fahmi adalah lulusan perguruan tinggi dari daerah yang bekerja di Ibukota. Baru beberapa bulan mengadu nasib di Jakarta, mereka dirumahkan akibat pandemi COVID-19 atau wabah Corona.

Ketiganya tak lagi mampu membayar biaya sewa indekos sehingga terpaksa menggelandang di kawasan Tanah Abang.

www.tempo.co