JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Kabar Gembira, Ada 64 Pasien Positif Corona di Jakarta Sembuh

Pasien 01, 02, 03 Corona yang telah sembuh saat konfrensi pers di RSPI, Jakarta Utara, Senin 16 Maret 2020 / tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kabar gembira. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencatat sebanyak 64 pasien positif Corona di Jakarta telah sembuh hingga Senin (6/4/2020) pagi.

Angka kesembuhan tersebut mencapai enam persen dari total pasien Corona yang mencapai 1.151 orang sejak 21 Januari 2020.

Sementara jumlah pasien yang meninggal karena Covid-19 mencapai 123 orang atau 11 persen dari total yang terjangkit. Lalu pasien yang masih dirawat sebanyak 685 orang dan pasien menjalani isolasi mandiri ada 279 orang.

Jumlah pasien dalam pengawasan hingga kini telah mencapai 2.091 orang. Pasien yang masih diawasi mencapai 899 orang. Sedangkan yang sudah sehat dan tidak lagi diawasi mencapai 1.192 orang.

Adapun orang dalam pemantauan mencapai 2.215 orang. Orang yang telah selesai dari pemantauan mencapai 1.998 dan yang masih dipantau 517 orang.

Jumlah pasien Corona secara nasional telah menyentuh angka 2.273 orang. Dari jumlah tersebut 164 pasien telah dinyatakan sembuh dan ada 198 pasien yang meninggal karena virus asal Wuhan, Cina ini. Sebanyak 1.911 pasien masih dirawat.

Pemerintah Provinsi DKI mengimbau agar masyarakat ikut bekerja sama dalam menanggulangi Covid-19. Pemerintah meminta agar setiap orang menggunakan masker kapan pun saat keluar rumah.

“Bagi yang sehat bisa gunakan masker yang dibuat secara mandiri,” kata Kepala Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan DKI, Fify Mulyani, dalam konferensi pers secara daring di Balai Kota DKI, Jumat (3/4/2020).

Masker yang sudah digunakan, kata dia, harus dibuang ke tempat sampah tertutup. Selain itu, siapa pun yang keluar rumah, sebelum menyapa keluarga, diupayakan mandi dan bersih-bersih.

“Dan rendam pakaian yang dipakai ke dalam deterjen, setelah itu baru kontak dengan keluarga,” ujarnya.

www.tempo.co

Baca Juga :  Temuan Jerigen di Lantai 6 Kejaksaan Agung, Bareskrim: Itu Hanya Perlengkapan Kerja