JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Mahasiswa UNS Positif Corona, Warga Diminta Jangan Egois, Kalau Memang Sakit Bilang Saja Sakit

Ilustrasi positif virus corona atau Covid-19. Pixabay

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pemkot Solo meminta kepada seluruh warga untuk tidak berbohong dan jujur terkait indikasi virus Corona. Dalam hal ini, setiap warga bergejala atau memiliki potensi tertular diharapkan mengatakan yang sebenarnya kepada petugas sehingga tidak ada yang ditutup-tutupi.

“Kita harus waspada, sama-sama menjaga. Jangan egois, kalau memang sakit ya bilang saja sakit. Jangan disembunyikan kalau bergejala. Kita harus gotong royong, kita selesaikan bersama karena ini tugas kita bersama,” urai tim Gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Solo, Ahyani, Kamis (16/4/2020).

Baca Juga :  Warga Solo Positif Corona Tambah 15, Ada Bayi Nakes Hingga Lansia, Kini Total 548 Kasus

Seperti salah satu pasien positif Corona yang dirawat di RSUD Moewardi saat ini, lanjut Ahyani, sebelumnya sudah diwaspadai oleh petugas penanganan covid-19.

“Karena dia traveler dan kemarin kembali ke daerahnya di wilayah Jabodetabek. Dia melakukan perjalanan dan kembali ke sini, ke kosnya. Sebelumnya satu kos sudah diminta untuk karantina mandiri dan yang bersangkutan dites dan didapati ternyata positif,” imbuh Ahyani.

Baca Juga :  4 Pasangan Mesum Digerebek Saat Ngamar di Hotel Krusek Laweyan Solo. Saat Diamankan Dalam Kondisi Begini!

Sebelumnya, pasien positif Corona di Kota Solo bertambah tiga menjadi total delapan orang. Dari delapan jumlah tersebut, dua diantaranya meninggal dunia, satu dinyatakan sembuh dan tiga dirawat secara intensif.

“Tiga dirawat salah satunya mahasiswa tersebut dan dua lainnya kluster ijtima ulama dari Gowa. Sebelumnya keduanya berstatus pasien dalam pengawasan (PDP). Jadi statusnya meningkat menjadi pasien terkonfirmasi positif Corona,” tukas Ahyani. Prihatsari