JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Makin Merajalela, Komplotan Pencuri Bobol Kios PS di Kompleks Ruko Gawan Sragen. Pelakunya Terdeteksi Bawa Mobil, Sempat Dikejar Warga Namun Lolos

Tim Polsek Tanon saat melakukan olah TKP di kios PS yang dibobol komplotan pencuri, dinihari kemarin. Foto/Wardoyo


Tim Polsek Tanon saat melakukan olah TKP di kios PS yang dibobol komplotan pencuri, dinihari kemarin. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Di tengah suasana perang terhadap wabah corona, aksi pencurian di Sragen kembali mulai merajalela.

Setelah toko kelontong di Sumberlawang, dalam waktu bersamaan, aksi pencurian juga terjadi di Desa Gawan, Tanon.

Pelaku membobol kios playstation Alvan milik Agung Setyawan (27) yang berlokasi di kompleks ruko rest area Desa Gawan, Tanon, Sragen, Selasa (14/4/2020).

Dari ruko milik warga Dukuh Taraman, RT 02, Sidoharjo, Sragen itu, pelaku menggasak tiga buah televisi seharga jutaan rupiah.

Advertisement
Baca Juga :  Kisruh Melulu, Ini Profil Pabrik Garmen PT Glory Ngrampal Sragen. Tirai Ternyata Sudah Siap Buka, Disebut Bakal Tampung 5.000 Tenaga Kerja

Data yang dihimpun di lapangan, aksi pencuri diduga sekitar pukul 04.00 WIB memanfaatkan situasi lengang di kompleks ruko di tepi jalan raya Sragen-Tanon itu.

Aksi pencurian terungkap ketika korban melapor ke Polsek Tanon tadi pagi. Pencurian kali pertama diketahui korban saat datang untuk membuka kiosnya tapi mendapati bahwa kiosnya sudah terbuka.

Dari keterangan saksi, pelaku sempat dipergoki mengendarai mobil. Namun komplotan itu berhasil kabur saat dilakukan pengejaran oleh pemuda dan saksi-saksi.

Baca Juga :  Seru, Duet dengan Peraih Emas Olimpiade, Pengusaha Kenamaan Sragen Billy Haryanto Sempat Bikin Pelatih Richard Mainaky Jatuh Bangun

“Dari hasil pengecekan, barang yang hilang 3 unit televisi merk coocaa ukuran 32 inchi senilai Rp 6.000.000,” papar Kasubag Humas Polres Sragen, AKP Harno, Rabu (15/4/2020).

Menurutnya dari hasil olah TKP, sempat ditemukan barang bukti lampu senter warna putih yang diduga milik pelaku dan tertinggal. Saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan. Wardoyo