JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sukoharjo

Minim Tenaga Medis Anggota Polres Sukoharjo Latihan Pemulasaraan Jenazah Korban COVID-19

Latihan Pemulasaraan Jenazah Korban COVID-19 di Wonogiri. Dok. Polres Wonogiri


SUKOHARJO, JOGLOSEMARNEWS.COM  – Anggota PolresSukoharjo mendapat pelatihan pemulasaran jenazah terpapar Covid-19. Pelatihan berlangsung di Joglo Mapolres Sukoharjo dengan narasumber Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo.

Melansir tribratanews, Kamis (22/4/2020), Wakapolres Sukoharjo Kompol Saprodin mengungkapkan, pelatihan pemulasaran merupakan kekuatan cadangan terhadap tenaga medis dalam menangani jenazah terpapar COVID-19.

“Kita berkaca dari kuranganya tenaga medis untuk pemulasaran. Untuk itu, kepolisian sebagai kekuatan cadangan kita latihkan pengetahuan, ketrampilan dan kompetensi sesuai standar operasional prosedur (SOP) dalam pemulasaran jenazah terpapar corona,” ujar dia.

Baca Juga :  Menohok, Pernyataan Bakal Cawabup Wiwoho Ingatkan Pola Intervensi dan Menekan PNS dan Kades Justru Akan Berdampak Sikap Apatis Dari Rakyat!

Dalam pelatihan tersebut, para anggota dilatih mekanisme dan cara melakukan penanganan ketika di tempat kejadian, sampai dengan melakukan penguburan jenazah korban COVID-19.


Anggota harus menggunakan alat pelindung diri (APD), dan memahami SOP. Karena kalau yang bersangkutan ceroboh tidak sesuai SOP bisa berakibat ke dirinya. 

Baca Juga :  Pecah Rekor Baru Covid-19 Sragen, Hari Ini 47 Warga Positif Berhasil Sembuh dan Dipulangkan. Total Sudah 349 Pasien Covid-19 Sembuh, 62 Meninggal Dunia

“Kami menyadari keterbatasan tenaga medis dan tenaga pemulasaraan pemakaman jenazah terpapat corona, maka kami siapkan personil. Ketika dibutuhkan sudah siap.

Namun kami berharap tenaga cadangan ini tidak sampai dikerahkan, dengan kata lain tak ada korban akibat virus Corona atau COVID-19 di Kabupaten Sukoharjo,” pinta dia. Aria